Kenali Ciri Hewan Terindikasi Rabies, Ada yang Tenang Seperti Pemalu
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kayong Utara mengklaim tidak ada warga yang positif terinfeksi rabies.
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Nasaruddin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kayong Utara mengklaim tidak ada warga yang positif terinfeksi rabies.
Walaupun ada beberapa kasus gigitan anjing.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kayong Utara, Wahono saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/11/2017).
(Baca: Penyidik Polsek Pontianak Kota Masuk ke Ruang Kepala SMK Bina Utama )
Menurut Wahono, selama 2017 ini, terhitung dari Januari hingga November terdapat 23 kasus gigitan anjing.
Namun dengan penanganan yang cepat, hingga saat ini belum ada korban gigitan dinyatakan positif rabies.
"Untuk di Kayong Utara kasus rabies masih terkendali. Ada 23 kasus gigitan dan semuanya sudah dikasi vaksin anti rabies. Jadi penanganan yang cepat ini maka seseorang dapat terhindar, yang berbahaya penanganan lamban, hingga dapat menyebabkan kematian," terang Wahono.
(Baca: Wah! Siapa Sangka, Ternyata Calon Menantu Presiden Jokowi Pernah Sekolah di Ngabang )
Ia pun mengimbau pemilik hewan peliharaan, khususnya anjing untuk menginformasikan kepada Dinas terkait agar hewan tersebut dapat segera divaksin.
Gejala hewan, khususnya anjing yang terindikasi rabies ada dua macam yaitu agresif dan tenang.
"Ada rabies tenang dan rabies galak atau ganas. Anjing ini akan menyerang tanpa terprovokasi, baik menyerang orang lain hingga pemiliknya," jelasnya.
(Baca: Fahri Hamzah Sarankan Vlog untuk Pengumuman Pernikahan Kahiyang Ayu )
"Ciri selanjutnya dia suka berliur yang berlebihan dan perilakunya agresif. Sedangkan rabies tenang anjingnya itu seperti pemalu, berdiam di kolong rumah, namun ketika ada orang, dan dia terganggu maka dia akan menyerang tiba-tiba," jelasnya.