TribunPontianak/

Ikuti Perkembangan Digital, Rumaktif Gagas Program Ini

Hanya saja jika dibisa disinkronkan dengan program pemerintah akan lebih baik, untuk memperluas kepesertaan.

Ikuti Perkembangan Digital, Rumaktif Gagas Program Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Suasana workshop yang digelar iDEA di Harris Hotel Pontianak. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua RumAktif Pontianak, Muhammad Rizal Edwin mengatakan workshop yang digelar iDEA dengan mendatangkan praktisi cukup menjawab tantangan dan kesulitan pemasaran via online.

Meski keikutsertaan peserta Rumaktif dalam workshop di batasi namun Edwin berharap peserta yang ikut serta bisa memanfaatkan dan mengaplikasikannya.

"Ini harusnya menjadi akses yang bermanfaat. Sebagaian memang sudah memanfaatkan kenduri ini dengan bertukar kontak, ini cara kita untuk berinterasi. Target mendata 1000 produk per provinsi kami atas nama Rumaktif sangat mendukung," katanya.

(Baca: Jadi Selebgram, Kamu Gak Bakal Nyangka Pas Ngeliat Wajah Cewek Ini )

"Hanya saja jika dibisa disinkronkan dengan program pemerintah akan lebih baik, untuk memperluas kepesertaan. Harapan kami semua UMKM di Rumaktif bisa ikut serta tapi ini terbatas," tambahnya.

(Baca: Terdengar Jelas Suara Ini di Rekaman Video Mesum Diduga Pelajar di Kubu Raya )

Kedepan Edwin mengaku Rumaktif akan menggagas program baru yang mana mengarah kepada e-commerce.

"Insya Allah kedepan kita akan buat e-commerce versi Rumaktif berbasis web bukan aplikasi. Untuk meningkatkan pengguna e-commerce yang masih 5 persen tersebut perlu awarnes dan apresiasi lebih. Semua punya android tapi tidak semua memanfaatkannya," ujarnya.

(Baca: BREAKING NEWS: Beredar Video Pelajar SMP Mesum di WC Umum, Lokasi Diduga di Kubu Raya )

Edwin mengaku setuju bahwa e-commerce lokal akan lebih cepat berkembang.

Oleh karenanya kedepan Rumakaktif Pontianak.com akan dibuat menjadi bank data.

"Disana nantinya akan ada bergaining, simulasi bisnis, termasuk bisnis ke bisnis, bisnis ke konsumen dan termasuk penjualan semacam e-commerce. Sasaran kita bukan lokal tetapi luar, karena mungkin saja lokal bosan dengan produk kita tapi baru untuk luar Kalbar," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help