TribunPontianak/

E-Commerce Dorong Produk Lokal

Kenduri e-UKM menggandeng Bank BCA sebagai mitra dari kegiatan Kenduri e-UKM yang digelar di 10 kota di Indonesia.

E-Commerce Dorong Produk Lokal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Chief Ecconomist BCA, David E Summual saat mengisi workshop sehari di Hotel Harris Pontianak pada Selasa (7/11/2017). 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kenduri e-UKM menggandeng Bank BCA sebagai mitra dari kegiatan Kenduri e-UKM yang digelar di 10 kota di Indonesia.

Chief Ecconomist BCA, David E Summual mengatakan BCA terus melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM di Indonesia untuk memanfaatkan e-commerce. Indonesia sendiri diakuinya menjadi negara yang penjualan produk melalui e-commerce masih sangat rendah.

"Indonesia penjualan melalui e-commerce masih dibawah 3 persen. China sudah 10-15 persen, dan Korea diangka 18 persen. Makanya melalui kegiatan ini sifatnya edukasi kepada pelaku UMKM, yang mana kita melihat sudah ada tren peningkatan e-commerce di Indonesia tak terkecuali di Pontianak," ujar David pada Selasa (6/11/2017).

(Baca: Persentase Pemasaran Produk Lokal Melalui e-Commerce Masih Minim )

Melalui e-commerce lata David, pelaku UMKM bisa menembus pasar tanpa batas. Kepada peserta kenduri e-UKM ia menggambarkan bagaimana pelaku UMKM bisa menyaingi produk luar negeri.

"Unilever sudah banyak pesaing, kerena kemunculan pelaku UMKM dengan berbagai produknya shampo yang unik misalnya," ujarnya.

Kedepan perkembangan kata David akan terus meningkat seiring dorongan iDEA dalam memfasilitasi UMKM.

"Sebenarnya melakui kegiatan seperti ini kita mendorong produk-produk lokal untuk di kembangkan. Jangan sampai barang yang dijual di pasaran adalah impor, makanya kita dorong produk lokal dengan pengenalannya melalui e-commerce," ujarnya.

David juga menceritakan bagaimana pemilik brand ternama di Indonesia yang dulunya berasal dari usaha kecil.

"Misalnya Tokopedia, ini juga dibuat oleh orang Pontianak. Tokopedia bahkan sudah di invest oleh Ali Baba. Toko online ternama lainnya mungkin juga di support oleh perusahaan-perusahaan besar. Dulunya mereka juga berawal dari kecil," ujarnya.

David mengatakan salah satu penyebab penurunan penjualan di negara China dipengaruhi perkembangan e-commerce yang menjual berbagai produk-produk lokal.

"Banyak produk UMKM lokal, yang bisa memecah pasar sehingga tidak di dominasi oleh pemain besar. Ini terus kita dorong," tegasnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help