TribunPontianak/

HUT ke 71, Pomau Lanud Supadio Komiten Tak Melanggar Tata Tertib

untuk memenuhi tuntutan tugas tersebut prajurit Pomau harus berdedikasi, memiliki kredibilitas, serta profesional

HUT ke 71, Pomau Lanud Supadio Komiten Tak Melanggar Tata Tertib
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Barisan prajurit segenap jajaran Lanud Supadio dalam upacara peringatan, HUT ke 71 Pomau, di Main Apron Lanud Supadio, Rabu (1/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) menggelar upacara HUT ke-71, di Main Apron Lanud Supadio, Rabu (1/11/2017).

Segenap anggota di jajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Batalyon 465 Paskhas, Denhanud 473 Paskhas, turut dalam upacara.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kolonel Pnb Reka Budiarsa mewakili DanLanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP membacakan amanat selaku Inspektur Upacara (Irup), Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

(Baca: Link LIVE STREAMING Napoli vs Manchester City, Pep Guardiola: The Citizens Bakal Menderita )

"Dalam moment peringatan kali ini, prakurit Pomau harus meningkatkan semangat dan motovasi dalam menjalankan tugas. Hal ini, sejalan dengan dinamika tantangan tugas yang berkembang begitu cepat, saat ini. Agar senantiasa menjadi contoh dan tauladan bagi seluruh personel Angkatan Udara dimanapun ditempatkan, dengan tidak membuat pelanggaran sekecil apapun, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

(Baca: Satu Korban DBD Meninggal Dunia di Meliau, Warga Minta Bantu Sampaikan ke Pemerintah )

Untuk itu, lanjutnya dalam diri setiap prajurit Polisi Militer Angkatan Udara, hendaknya tertanam jiwa untuk senantiasa mematuhi hukum dan aturan yang berlaku, serta menegakkan tata tertib dalam kehidupan keprajuritan.

“Berkaitan dengan hal tersebut, sebagai penegak hukum dan tata tertib, prajurit Polisi Militer Angkatan Udara diharapkan dapat terus menunjukkan eksistensinya dan mampu melaksanakan fungsinya sesuai dengan hukum, undang-undang dan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu masih menyampaikan amanat Kasau, ia berharap agar prajurit Pomau dapat bertindak secara independen/mandiri dalam melaksanakan proses penegakkan hukum dengan mengedepankan hukum sebagai panglima dan selalu menghindarkan diri dari kecongkakan kekuasaan (arrogance of power) dan penyalahgunakan kekuasaan (abuse of power), yang dapat merusak citra Pomau selaku penegak hukum.

"Ini untuk memenuhi tuntutan tugas tersebut prajurit Pomau harus berdedikasi, memiliki kredibilitas, serta profesional," pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help