TribunPontianak/

Somasi Ditolak, Calon Ketua Hipmi Kalbar Surati Pengurus Pusat

penolakan tersebut, pihak Syariful mengambil langkah secara organisasi atas sikap panitia SC.

Somasi Ditolak, Calon Ketua Hipmi Kalbar Surati Pengurus Pusat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Penasehat hukum Syariful, Glorio Sanen, saat menggelar jumpa pers di Restoran Cita Rasa, Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak, Selasa (31/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Somasi yang dilayangkan bakal calon ketua umum (bacaketum) Musda Hipmi Kalbar ke-14, Syariful Hamzah Naouly, untuk dilakukannya verifikasi ulang bakal calon secara terbuka, ditolak pihak panitia pengarah (SC) Musda.

Melalui surat balasan tertanggal 24 Oktober 2017, setidaknya ada 15 alasan panitia SC menolak somasi dari Syariful.

Dengan penolakan tersebut, pihak Syariful mengambil langkah secara organisasi atas sikap panitia SC.

Syariful telah menyurati Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi di Jakarta.

"Kami sudah mengirimkan ke Badan Pengurus Pusat Hipmi, tertanggal 30 Oktober 2017," kata penasehat hukum Syariful, Glorio Sanen, saat menggelar jumpa pers di Restoran Cita Rasa, Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak, Selasa (31/10/2017).

(Baca: Kancil BBK Tak Terbendung, Lolos Babak Delapan Besar Ekonomi Futsal )

Glorio mengatakan, tindakan kliennya ini lantaran panitia SC dinilai sudah tidak bisa diajak bekerjasama menuntaskan masalah yang terjadi dalam Musda.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Syariful merupakan satu dari empat bacaketum Hipmi Kalbar yang terdepak dalam proses verifikasi pencalonan.

Dilanjutkan, dalam surat balasan, dikatakan Syariful enggan membayar biaya pendaftaran sebagai calon sebesar Rp100 juta. Glorio menepis sangkaan itu.

Halaman
123
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help