Citizen Reporter
Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda di Belanda melalui Pameran, Begini Suasananya
Pameran yang digelar di Lantai Dasar gedung NAN, Den Haag, akan berlangsung hingga tanggal 4 November 2017.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Citizen Reporter
Prof. Bambang Hari Wibisono, Atase Pendidikan dan Kebudayaan
Kedutan Besar Republik Indonesia di Den Haag
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, DEN HAAG - National Archives of the Netherlands (NAN) bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyelenggarakan pameran dengan tajuk “The Birth of Indonesian Youth Movement.”
(Baca: LIVE STREAMING MotoGP Sepang Malaysia 2017, Juara Dunia di Depan Mata )
Pameran yang dibuka oleh Duta Besar RI Den Haag, I Gusti Agung Wesaka Puja pada tanggal 27 Oktober 2017 ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-89.
Pameran yang digelar di Lantai Dasar gedung NAN, Den Haag, akan berlangsung hingga tanggal 4 November 2017.
(Baca: LIVE STREAMING Persipura Vs Arema! Mutiara Hitam Harus Menang, Jika Tidak! )
Dalam sambutannya, Dubes RI Den Haag menyampaikan bahwa Sumpah pemuda merupakan tonggak penting sejarah bangsa Indonesia, terutama pergerakan pemuda.
Pada saat itu, berbagai kelompok pemuda berkumpul untuk menyatakan sikap bersama mengenai bangsa Indonesia, diantaranya: Jong Java, Sekar Roekoen (Sunda), Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Islamieten Bond, PPPI, dan Pemuda Kaum Betawi.
Sumpah pemuda menciptakan komitmen dari segenap pemuda Indonesia yang pada gilirannya mendorong persatuan dan kesatuan bangsa untuk kemerdekaan Indonesia.
(Baca: Menelusuri Bisnis Pijit Plus di Kota Pontianak, Kedok hingga Tarif )
Dubes Puja juga mengingatkan beberapa makna penting Sumpah Pemuda, yaitu identity, pernyataan identitas generasi muda Indonesia sebagai sebuah bangsa Indonesia.
Selanjutnya integration, yaitu komitmen generasi muda Indonesia untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, kendatipun berbeda suku, bahasa, agama dan golongan.