TribunPontianak/

Pilkada Serentak

Sikapi Pernyataan Kapolri Terkait Potensi Konflik SARA, Ini Pernyataan Ketua KPU Kalbar

Kami tak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak dan ini adalah gawai masyarakat Kalbar. Harapannya Pilkada berjalan aman dan damai,

Sikapi Pernyataan Kapolri Terkait Potensi Konflik SARA, Ini Pernyataan Ketua KPU Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Ridoino Kristo Sebastianus Melano
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat (Kalbar), Umi Rifdiyawati. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar menilai potensi konflik SARA yang disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai deteksi awal untuk memastikan Pilkada serentak tahun 2018 berjalan aman dan damai. 

"‎Ini peringatan awal agar bisa melaksanakan tupoksi masing-masing selama berjalannya Pilkada," kata Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdiyawati, Sabtu (14/10/2017).

Umi menuturkan, setiap pihak punya peran dalam menyukseskan jalannya Pilkada. Namun sebagai penyelenggara, KPU juga membutuhkan dukungan semua pihak.

(Baca: Roda Truk Terperosok di Jembatan Mengkurai, Ini yang Dilakukan Kapolsek Sintang Kota )

Mulai dari partai politik, pasangan calon, masyarakat, aparat hukum hingga pemerintah daerah. 

"Kami tak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak dan ini adalah gawai masyarakat Kalbar. Harapannya Pilkada berjalan aman dan damai," harap Umi.  

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help