TribunPontianak/

Pilkada Serentak

Selain Isu SARA, Ketua KPU Ingatkan Soal Ini di Tahapan Pilkada

Ketua KPU Kalimantan Barat, Umi Rifdiyawati mengatakan, peserta pemilihan baik itu pasangan calon maupun partai politik harus mematuhi rambu-rambu

Selain Isu SARA, Ketua KPU Ingatkan Soal Ini di Tahapan Pilkada
TRUBUN PONTIANAK/RIDHOINO KRISTO SM
Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdyawaty 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua KPU Kalimantan Barat, Umi Rifdiyawati mengatakan, peserta pemilihan baik itu pasangan calon maupun partai politik harus mematuhi rambu-rambu ketentuan perundang-undangan dalam berkampanye.

"D‎alam proses kampanye ada larangan yang harus dipatuhi, termasuk tidak boleh mempersoalkan masalah Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA)," katanya, Sabtu (14/10/2017).

(Baca: Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Pontianak Rekrut Anggota Baru )

Umi menilai selama ini Pilkada Kalbar berjalan aman dan lancar. Meski demikian, tetap diwarnai dengan nota keberatan dari pasangan calon.

Misalnya protes karena pendaftaran pasangan calon tidak diterima KPU.

Menurut Umi, pihak yang merasa keberatan dalam tahapan Pilkada bisa saja mengajukan upaya hukum melalui mekanisme yang sesuai perundang-undangan.

(Baca: Daus Mini Pamer Pacarnya, Netizen Salah Fokus Pada Alis Perempuan Itu: Banyak Amat Pakai Arangnya! )

Ada mekanisme yang dilakukan dan tidak langsung mengerahkan massa. Bisa saja dalam sengketa di Bawaslu atau di PTUN.

Prosedur ini disiapkan negara di dalam UU. "Jadi silakan lakukan sesuai mekanismenya," jelas Umi.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help