TribunPontianak/

Laka Maut Ampera

Sosok Almarhum Hasan di Panti Asuhan Tempatnya Tinggal

Tribunpontianak.co.id mendatangi panti asuhan Uswatun Hasanah yang terletak di Jalan Karya Sosial

Sosok Almarhum Hasan di Panti Asuhan Tempatnya Tinggal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CLAUDIA LIBERANI
Ketua yayasan dan bendahara Panti Asuhan Uswatun Hasanah (Dari kiri ke kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jenazah alm Hasanudin telah dibawa pulang ke kampung halamannya di Dusun Senggang, Kec Kuala Behe, Kab Landak, Jumat (13/10/2017).

Tribunpontianak.co.id mendatangi panti asuhan Uswatun Hasanah yang terletak di Jalan Karya Sosial, tempat di mana Hasanudin tinggal selama tiga tahun belakangan. Tribunpontianak.co.id bertemu dengan bendahara panti asuhan, Andi Nasruddin.

Suasana duka masih terlihat di wajahnya. Dia mengaku sangat terkejut dan terpukul dengan musibah ini.

"Saya tidak menyangka, karena ketika mendapat kabar itu Hasan baru saja meninggalkan panti untuk menjemput temannya yang masih di sekolah," katanya.

(Baca: Begini Kronologi Pelajar yang Tewas Kecelakaan di Jalan Ampera )

Almarhum Hasan dan ketiga temannya menggunakan motor operasional panti asuhan yang didapat dari wakaf. Mereka terpaksa mengendarai motor karena jarak ke sekolah jauh. Hasan meninggal dalam kecelakaan ketika akan menjemput temannya yang masih berada di sekolah.

"Biasanya saya yang antar jemput, tapi karena tadi mau jumatan maka saya belum berangkat," tambahnya.

Dengan kejadian ini, Nasruddin berharap pemerintah dapat membuat kebijakan agar menyediakan angkutan umum untuk anak-anak sekolah secara merata, tidak semata-mata di daerah tertentu.

"Semoga setelah kejadian ini ada perhatian dari pemerintah agar menyediakan angkutan umum untuk anak-anak sekolah sehingga tidak ada lagi anak di bawah umur yang terpaksa mengendarai kendaraan karena jarak ke sekolah yang jauh," ujarnya.

Hasan sendiri merupakan pelajar kelas 2 Madrasah Tsanawiyah Aswaja. Berdasarkan penuturan Nasruddin, Hasan dan saudaranya sama-sama tinggal di panti asuhan. Orangtua mereka masih ada namun mereka tergolong kaum duafa. Kakaknya duduk di bangku SMA, dan tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi.

Hasan dikenal sebagai anak yang taat beribadah, ketua yayasan, Fajar, mengatakan satu minggu belakangan almarhum terlihat semakin rajin.

"Dalam minggu-minggu ini dia lebih rajin dari biasanya, bangun subuh-subuh dan mengingatkan teman-temannya untuk shalat. Begitu juga dengan adik-adiknya, saya tidak menyangka kalau akhirnya dia akan pergi," ucapnya.

Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help