TribunPontianak/

MTsN 2 Pontianak Kirim 1276 Murid Ikut Khataman Quran Massal

Dalam Alquran itu semua kehidupan telah diatur sejak dari dalam kandungan sampai menjalani kehidupan

MTsN 2 Pontianak Kirim 1276 Murid Ikut Khataman Quran Massal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Kepala MTsN 2 Pontianak, Hj Yuliana 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Madrasah Tsanawiyah Negeri (MtsN) 2 Pontianak mengirim 1276 murid untuk mengikuti khataman quran massal yang diprakarsai oleh Pemkot Pontianak dalam memeriahkan hari jadinya yang ke 246.

"Kita mengirim 1276 murid untuk mengikuti khataman quran, dan akan didampingi 137 gurunya," ucap terang kepala MtasN 2, Hj Yuliana, Jumat (13/10/2017).

Dalam mempersiapkan anak didiknya untuk mengikuti khataman quran, kepala sekolah yang baru menjabat belum segenap satu tahun ini menuturkan sudah tiga kali rapat, karena mengingat banyaknya anak murid yang mereka kirim, sehingga persiapan harus matang.

(Baca: Ini Pangkat Anggota TNI yang Berkelahi dengan Seorang Pemuda Jalan Raya )

Ia tegaskan akan berusaha membuat rencana yang maksimal untuk antisipasi yang tidak diinginkan dilapangan. Bahkan mereka telah membuat planning mulai dari pengantaran dan penjemputan anak didik oleh orangtua dan walinya..

"Kita rapat menentukan dan mengarahkan anak bagaimana mekanisme dari datang sampai mereka pulang meninggalkan tempat. Kita juga membuat pos khusus untuk anak-anak kami," tambahnya.

Tidak hanya mengikuti khataman quran, MTsN 2 Pontianak juga mengirim 35 pokok telur, yang digadang oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan memecahkan rekor dua sekaligus.

"Selain khataman quran, kita siap pokok telur 34 dari siswa dan khusus dari madrasah 1 pokok. Katanya ini akan dilombakan dan akan memecahkan rekor MURI juga selain khatamannya," ujar Yuliana.

Dengan adanya khataman massal ini ia berharap, anak-anak bisa lebih mencintai Alquran, berusaha membacara dengan baik tajwidnya dan bisa memahami isi dari kita yang menjadi pedoman dalam kehidupan tersebut.

"Kita berharap juga anak-anak bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Alquran itu semua kehidupan telah diatur sejak dari dalam kandungan sampai menjalani kehidupan," ujarnya.

Selain itu, nomen ini ia nilai sangat penting memacu anak lainnya agar bisa belajar Alquran dengan baik dan benar.

Sementara itu, SMP Bina Utama melalui Waka Kesiswaannya, Yayuk Sulistiorini mengatakan kalau mereka mengirim 26 peserta untuk mengikuti khataman massal kali ini.

"Kita mengirim 26 peserta dalam khataman massal ini dan 2 pokok telur," ujarnya.

Ia akui kalau sudah mempersiapkan anak didiknya untuk mengambil bagian khataman quran tersebut. Sejak dua minggu lalu persiapan sudah mulai dilakukan untuk menghadapi hari H.

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help