TribunPontianak/

Smart Woman

Mimpi Jadikan Kain Lokal Jadi Kain Nasional

Femi ingin menjadikan batik Bengkayang dengan nama Saruwe Kalamange sebagai kain lokal daerah yang juga menjadi keluarga besar kain nasional.

Mimpi Jadikan Kain Lokal Jadi Kain Nasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/LEO PRIMA
Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang, Femi Suryadman Gidot 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bagi Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang, Femi Suryadman Gidot kebanggaannya pada kain lokal sangat tinggi.

Motif yang dimiliki oleh Batik Bengkayang sendiri merupakan flora dan fauna yang ada di Kabupaten Bengkayang.

Sudah tentu hal seperti ini harus selalu dilestarikan sebagai identitas daerah.

(Baca: Kenakan Batik Bengkayang di Setiap Kesempatan )

"Motif batik Bengkayang mengangkat dari flora dan fauna yang tumbuh dan berkembang di Bengkayang Berkaitan dengan itu juga filosofinya yang sudah melekat pada kehidupan keseharian masyarakatnya," terangnya.

Femi ingin menjadikan batik Bengkayang dengan nama Saruwe Kalamange sebagai kain lokal daerah yang juga menjadi keluarga besar kain nasional.

(Baca: Kain Daerah Wujud Karakter Daerah )

"Harapan saya kedepannya agar kain lokal dapat menjadi kain yang lebih dikenal dunia luar. Dan dapat menjadi sumber kehidupan bagi para kreatornya," tukasnya.

Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help