TribunPontianak/

Lulusan Pondok Pesantren Modern Gontor Ini Pimpin Stikes Yarsi 4 Tahun ke Depan

Selain diamanahkan sebagai ketua Stikes Yarsi periode 2017-2021 ini juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Pasca Sarjana Ekonomi Syariah

Lulusan Pondok Pesantren Modern Gontor Ini Pimpin Stikes Yarsi 4 Tahun ke Depan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Ketua Stikes Yarsi, Dr Fachrurazi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dr Fachrurazi diberi amanah dan dipercayai untuk memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) untuk empat tahun kedepan.

Feri sapaan akrabnya, selain diamanahkan sebagai ketua Stikes Yarsi periode 2017-2021 ini juga menjabat sebagai Ketua Jurusan Pasca Sarjana Ekonomi Syariah di Institute Agama Islan Negeri Pontianak.

Alumni Pesantren Modern Gontor ini, diangkat secara aklamasi oleh senat Stikes Yarsi untuk menahkodai sekolah tinggi yang konsen terhadap pelayanan bidang kesehatan ini.

"Saya kira apa yang saya jalankan kedepan adalah langkah yang harus dan wajib saya teruskan dari para pendahulu saya. Kita juga akan melanjutkan visi dan misi Stikes Yarsi kedepannya," ucap Feri saat diwawancarai setelah pelantikan ia selaku ketia Stikes Yarsi, Jumat (13/10/2017).

(Baca: Prihatin, Ini Kata Sutarmidji Terkait Laka Maut yang Menewaskan Murid SMP )

Ia jelaskan kalau ia akan menjalankan harapan dari pihak yang mempunyai kepentingan terhadap Stikes Yarsi, terutama pihak yayasan supaya ada merger pendidikan dibawah naungan Yarsi dalam hal ini Akademi Farmasi dan Stikes Yarsi.

"Untuk jangka menengah kita akan melakukan pembenahan dalam dan kita akan melakukan rekonsiliasi, revitalisasi, restrukturisasi dan pengembangan serta sosialisasi Stikes kemasyarakatan serta pengembangan penelitian," jelasnya.

Dengan langkah yang diambil kedepan ia berharap ada pengembangan program studi yang baru, baik dibidang komunitas maupun manajemen rumah sakit.

"Target kedepan juga bagaimana bisa menjadikan Stikes Yarsi ini sebagai Institute syukur-syukur bisa menjadi universitas," katanya.

Untuk meningkatkan kualitas Stikes dan lulusan Fachrurazi yabg juga merupakan dosen di IAIN ini katakan berpegang pada Tridarma Perguran Tinggi. Jima berbicara kualitas tentu peningkatan kualitas dosen sangat diperlukan. Ia sebut misalnya dosen yang s1 ke s2 dan s2 meningkat ke s3 sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kapabilitas mereka.

Kegiatan dibidang kesehatan serta, dibidang penelitan juga harus ditingkatkan karena ini akan berdampak pada agreditasi Stikes.
Selain itu ia katakan akan tingkatkan kegiatan sosial, sehinga oara lukusan tidak hanya unggul dibidang kesehatan tapi juga harus terampil dan mahir dibidang sosial lainnya.

"Maka berakhlak mulia dan tunduk pada budaya serta kearifan lokal itu yang selalu ditekankan," katanya.

Ia menyampaikan para mahasiswa di Stikes Yarsi akan dibekali dengan keterampilan dan akhlak mulia, sehingga pembentukan spiritual dan keterampilan harus seimbang.

"Kedepan harapannya mahasiswa Yarsi tidak berorientasi ingin menjadi pegawai namun bagaimana mainset itu berubah menjadi jiwa entreprenuership, sehingga mereka bisa membuka lapangan pekerjaan baru atau klinik kerjasama dengan pihak lainnya sehingga bisa mandiri," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help