TribunPontianak/

Danrem Tanam Padi Perdana di Desa Pandu Raya

Danrem 121/ABW Brigjen TNI Bambang Ismawan dalam sambutannya berharap agar masyarakat dapat menikmati panen hasil tanam padinya

Danrem Tanam Padi Perdana di Desa Pandu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Danrem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Ismawan didampingi Kepala Dinas Hangpang Hortikan H John Hendri saat melakukan tanam Perdana padi di dusun Entuma, desa Pandu Jaya, kecamatan Parindu, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Ismawan didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Sanggau H John Hendri, Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Herry Purwanto melakukan tanam perdana padi di dusun Entuma, desa Pandu Jaya, Kecamatan Parindu, Kamis (12/10).

Selain itu, juga dihadiri Kepala pelaksana perluasan cetak sawah wilayah Kalbar, Kol Czi Ivo beserta Muspika Kecamatan Parindu.

Dalam sambutanya, Danrem 121/ABW Brigjen TNI Bambang Ismawan dalam sambutannya berharap agar masyarakat dapat menikmati panen hasil tanam padinya dengan maksimal. Untuk itu, perlu keseriusan mengelola lahan persawahan yang sudah dibuka oleh pemerintah.

“Kalau menemui kendala sampaikan langsung kepada penyuluh di desa bapak/ibu, jangan ragu bertanya. Dan saya juga berharap para penyuluh di lapangan pro aktif menemui petani, bertanya keluhan mereka dilapangan, ” katanya.

(Baca: Viktor Yonas Pimpin BPC Hipmi Sanggau )

Sementara itu, Kepala Dinas Hangpang Hortikan Sanggau, H John Hendri berharap lahan persawahan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya para petani.

“Kalau tanam perdana ini berhasil, minimal bapak/ibu tidak perlu lagi beli beras, bahkan kalau hasilnya melimpah lebihnya bisa kita jual untuk kebutuhan lain, misalnya untuk bayar sekolah anak, beli perabotan dan lain sebagainya, ” tegasnya.

Untuk itu, Hendri mengingatkan agar masyarakat yang sudah memiliki lahan pertanian untuk tidak mengalihfungsikan lahanya untuk tanaman lain.

“Jangan sampai ada yang mengalihkannya untuk lahan sawit, atau bangunan, sebaiknya fokus untuk memajukan pertanian, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help