TribunPontianak/

Apresiasi Khataman Massal 27.649 Peserta, Ini Penjelasan Pengamat Pendidikan Untan

Menurut dia, ini langkah awal untuk mereka membaca dan harus dibimbing, kedepannya bagaimana cara memahami lagi dan mengamalkan isinya.

Apresiasi Khataman Massal 27.649 Peserta, Ini Penjelasan Pengamat Pendidikan Untan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Aswandi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Kalbar mengapresiasi khataman massal yang dilakukan Pemkot Pontianak.

"Kita apresiasi, ini sangat bagus. Inikan kitab suci dan pedoman kita dalam menjalani kehidupan," terang Aswandi, Jumat (13/10/2017).

Terlebih diera globalisasi ini bermacam-macam nilai bisa masuk, makanya anak harus diperkuat, untuk orang islam memperkuatnya harus melalui kitab suci.

"Pengaruh globalisasi yang bermacam-macam ini, bahkan ada paham sekuler, radikal dan sebagainya maka dengan amalan Alquran ini bisa mencegahnya," tambah pengamat Pendidikan Untan ini.

(Baca: Korban Tewas Kecelakaan Ampera Dimakamkan di Ngabang )

Dia berharap khataman ini tidak hanya menjadi seremonial saja, tapi bagaimana ini sebagai awal untuk anak-anak di Pontianak khususnya mempelajari isi yang terkandung dalam kitab suci tersebut.

"Saya  bangga dan apresiasi pada Pemerintahan Kota Pontianak, dimana saat ini kekhawatiran kita kalau banyak orang tidak bisa membaca Alquran tapi Pontianak bisa mengumpulkan 27.649 anak-anak sekolah untuk khataman massal. Ini sebuah pola baru dan bagus untuk meniadakan buta terhadap Alquran," tambahnya.

Menurut dia, ini langkah awal untuk mereka membaca dan harus dibimbing, kedepannya bagaimana cara memahami lagi dan mengamalkan isinya.

"Karena banyak masyarakat kita seolah-olah jika telah hatam maka selesai juga membaca Alqurannya, itu tidak boleh terjadi," tandasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help