TribunPontianak/

Analisa Pengamat Terkait Program Guru Garis Depan di Kalbar

Kekurangan tenaga guru tidak bisa dipungkiri di wilayah Kalimantan Barat sangat luar biasa atau emergency.

Analisa Pengamat Terkait Program Guru Garis Depan di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.I /WAHIDIN
Ilustrasi GGD 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Pendidikan Kalbar atau Rektor IKIP PGRI Pontianak, Prof Dr H Samion AR MPd menilai pada dasarnya kondisi pendidikan Kalbar, pertama saya selalu katakan untuk masalah standar minimal pendidikan belum terpenuhi.

Berikut analisanya:

Kekurangan tenaga guru tidak bisa dipungkiri di wilayah Kalimantan Barat sangat luar biasa atau emergency.

GGD sendiri jumlahnya relatif terbatas. Sedangkan, metodenya GGD setelah diangkat CPNS akan diproses jadi PNS. Kedua, GGD itu kandroop-ing. Saya pernah nanya Kadisdikbud Sintang, dari 290-an GGD hanya satu orang warga asli Sintang, ini kan “luar biasa”.

(Baca: Tidak Ada Penolakan Guru Garis Depan di Sambas )

Itu yang membuat kita harus mengkritisi program GGD. Di Kalbar, cukup banyak alumni dari Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK). Kenapa itu tidak diproses.

Kalau memang Pemerintah Pusat ingin membangun pendidikan Kalbar, coba komunikasi dengan Pemda supaya alumni itu diterima secara proporsional oleh setiap Kabupaten atau Kota.

Terserah apakah mereka diseleksi dulu atau baru didik untuk mengikuti pendidikan profesi guru. Mau dididik di Kalbar maupun luar Kalbar. Kalbar punya Perguruan Tinggi Negeri yang punya kelayakan. Kita sadari Perguruan Tinggi Swasta punya syarat ketat selenggarakan pendidikan profesi guru.

Apakah sistemnya disubsidi, karena tidak mungkin pemerintah menanggung semua. Bisa juga fifti-fifti, Pemerintah Pusat bayar separuh atau mungkin subsidi dari Pemda setempat bekerjasama dengan orangtua calon yang mau ikut pendidikan. Ketika lulus, baru di-drop memenuhi kekurangan guru.

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help