TribunPontianak/

Tak Berpenghuni, Seperti Inilah Pasar Kedah di Kedamin yang Baru Diresmikan

Jadi kita kembalikan ke masyarakat, apakah mereka mau belanja dan bedagang di sana

Tak Berpenghuni, Seperti Inilah Pasar Kedah di Kedamin yang Baru Diresmikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Kondisi pasar kedah di Kedamin tak ada satupun orang yang melakukan jualbeli di pasar tersebut. Padahal belum lama pasar itu telah diresmikan oleh Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Hasil pantauan dilapangan semua ruko dan lapak di Pasar Kedah, di Jl Lintas Selatan, Kelurahan Kedamin Hulu, Putussibau Selatan mbak seperti kuburan. Karena tak satu pun pedagang berjualan di pasar tersebut.

Pasar kedah tersebut, telah diresmikan oleh Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, bulan Mei 2017 kemarin. Namun hingga sekarang pasar kedah tak ada pedagang mau berjualan.

Menanggapi hal tersebut, Plt Camat Putussibau Selatan, Agusinus Sargito kalau dirinyapun sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Karena pemerintah sudah menyediakan tempat, namun tak dipakai oleh masyarakat sendiri.

"Jadi kita kembalikan ke masyarakat, apakah mereka mau belanja dan bedagang di sana. Pastinya pemerintah sudah berupaya bangun pasar di sana, untuk meningkatkan drazat ekonomi masyarakat," ujarnya, Kamis (12/10/2017).

(Baca: Hadapi Persaingan, Hotel Transera Perbaiki Kualitas Pelayanan )

Namun dalam hal ini juga menurutnya, pemerintah tak bisa lepas tangan terhadap persoalan tersebut. Dimana pemerintah harus berupaya kembali mengkerahkan masyarakat, supaya mau berjualan dan belanja disana.

"Jadi pemerintah dan pihak terkait harus bekerja keras bagaimana masyarakat mau berjualbeli di pasar kedah. Karena sayang pasar sudah dibangun, tapi tak dipakai oleh masyarakat," ucapnya.

Penyebab mengapa pasar kedah kosong tak ada aktivitas jualbeli, menurut Agusinus lokasi pasar kedah terlalu jauh dari perkotaan, sehingga masyarakat malas untuk pergi belanja kesana. "Mereka lebih mau belanja di pasar pagi. Jadi sehingga pedagang di pasar kedah pindah lagi ke pasar pagi," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help