TribunPontianak/

Polisi Amankan Pengedar Uang Palsu, Ini Orangnya

Dan berdasarkan pengakuan tersangka, kalau yang bersangkutan mendapatkan uang palsu tersebut didapat dari Jk warga Kampung Dalam Bugis (Beting).

Polisi Amankan Pengedar Uang Palsu, Ini Orangnya
ISTIMEWA
Uang Palsu yang diamankan polisi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Anggota Polisi Sektor Pontianak Timur berhasil meringkus tersangka pengedar yang palsu, yang telah mengelabuhi seorang pedagang di Gang Harmonis, Jalan Tritura, Kelurahan Tanjung Hilir. Pedagang itu mendapat uang palsu dari seorang pembeli rokok. 

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz saat di konfirmasi membenarkan anggota jajarannya berhasil mengungkap peredaran uang palsu dan menangkap tersangkanya, Minggu, (8/10/2017).

"Anggota mendapat informasi jika ada warga Gang Harmoni menggunakan uang palsu untuk membeli rokok di warung, kemudian anggota pun melakukan penyelidikan," ujarnya pada Kamis (12/10).

(Baca: Lantamal Minta Pertahanan di Akomodasi Dalam Penyusunan Zonasi Pesisir Kalbar )

Hasil penyelidikan anggota di lapangan yakni dari keterangan saksi, dan barang bukti yang disita yang membeli rokok adalah warga sekitar. Pecahan uang palsu yang dipakai Rp50 ribu dan Rp100 ribu. 

Berdasarkan petunjuk yang didapat itu, dilakukanlah penyelidikan dan didapatlah identitas pelaku, yakni Maidi alias Ucu. 

Tersangka Pengedar Uang Palsu
Tersangka Pengedar Uang Palsu, Maidi

"Terhadap tersangka dilakukan penangkapan dikediamannya dan dilakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti lainnya," ucapnya. 

Hafidz mengungkapkan, di dalam rumah tersangka ditemukan uang palsu sebanyak tujuh lembar senilai Rp370 ribu. Dan berdasarkan pengakuan tersangka kalau yang bersangkutan mendapatkan uang palsu tersebut didapat dari Jk warga Kampung Dalam Bugis (Beting). 

(Baca: Tak Berpenghuni, Seperti Inilah Pasar Kedah di Kedamin yang Baru Diresmikan )

"Pengakuan tersangka, Jk datang ke rumahnya lalu memberi uang palsu itu secara cuma-cuma," tutur, Hafidz. 

Hafidz mengatakan, dari uang palsu itu, tersangka sudah menggunakannya sebanyak dua kali. Yang pertama membeli rokok warung dekat rumah seharga Rp15 ribu dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu. 

Dan kedua membeli manisan seharga Rp10 ribu menggunakan uang palsu pecahan Rp50 ribu. "Adapun barang bukti yang disita pelaku diantaranya dua lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, tiga lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu dan dua lembar uang palsu pecahan Rp10 ribu," ungkapnya. 

Hafidz mengatakan terhadap pelaku lainnya masih dilakukan pendalaman keberadaannya. Sementara untuk Ucu akan dikenakan pasal 245 dengan ancaman pidana penjara 15 tahun.

"Dengan diamankannya pelaku pengedar yang palsu inj, kita minta Masyarakat harus lebih hati-hati ketika melakukan transaksi tunai Pasalnya, kini peredaran uang palsu mulai kembali terjadi," imbaunya. 

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help