TribunPontianak/

Massa Beri Waktu Satu Minggu, Pemerintah Pusat Harus Berikan Solusi

Koordinator Aksi Penolakan GGD Sintang, M Pahan Apri mengatakan pihaknya menuntut agar Guru Garis Depan (GGD)

Massa Beri Waktu Satu Minggu, Pemerintah Pusat Harus Berikan Solusi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Ratusan massa peserta aksi penolakan GGD berfoto di depan Kantor DPRD Kabupaten Sintang, Kamis (12/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Koordinator Aksi Penolakan GGD Sintang, M Pahan Apri mengatakan pihaknya menuntut agar Guru Garis Depan (GGD) dipulangkan jika dalam tujuh hari tidak ada pemerintah pusat menanggapi aksinya.

"Tidak ada toleransi karena kami menolak tuntutan kita kami kasi waktu satu minggu dan jika tidak diindahkan, kami akan kembali lagi tanggal 17 Oktober dengan jumlah massa yang sangat besar," katanya, Kamis (12/10/2017) siang.

(Baca: Terkait Penolakan GGD, Wakapolres Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga )

Menurutnya aksi yang dilakukan ratusan massa hari ini bertujuan agar pemerintah pusat tahu kalau putra-putri daerah Kabupaten Sintang menolak cara rekrutmen GGD karena tidak mengakomodir kemampuan SDM di Kabupaten Sintang.

(Baca: Supaya Mata Sehat, Ini yang Bisa Kamu Lakukan )

"Sementara di sini juga cukup banyak perguruan tinggi yang mencetak tenaga pendidik. Supaya nanti pemerintah pusat bisa merevisi ulang peraturan tersebut supaya bisa mengakomodir kepentingan di daerah supaya ukurannya tidak diatur sentral," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help