TribunPontianak/

Pilkada Serentak

KPU Sambas Buka Pendaftaran PPK dan PPS, Ini Persyaratannya

Untuk PPK nantinya akan bertugas di kecamatan sedangkan PPS ini nanti akan bertugas di tingkat desa

KPU Sambas Buka Pendaftaran PPK dan PPS, Ini Persyaratannya
TRIBUN/ITA
Ketua KPU Sambas, Suaib saat menemui gabungan mahasiswa yang berunjuk rasa di KPU Sambas, beberapa waktu lalu

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sambas telah menggelar rapat koordinasi dengan pihak kecamatan, sebagai satu di antara persiapan jelang Pemilihan Gubernur Kalbar pada tahun 2018 mendatang.

Ketua KPU Sambas, Suaib mengungkapkan, rapat koordinasi dengan pihak kecamatan untuk pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kecamatan pada Selasa (10/10) kemarin, di aula Kantor Bupati Sambas yang agendanya untuk pembentukan PPK dan PPS," ungkapnya Kamis (12/10/2017).

Dalam hal ini, KPU Kabupaten Sambas meminta kepada pemerintah daerah, agar memfasilitasi, yang satu di antaranya dengan membantu dalam keterbukaan PPK dan PPS.

(Baca: Aryadi Setuju Lakukan Pemilihan Ulang di TPS 2 Antibar )

"Untuk PPK nantinya akan bertugas di kecamatan sedangkan PPS ini nanti akan bertugas di tingkat desa," jelas Suaib.

Pengumuman pendaftaran akan dimulai sejak tanggal 12 hingga 14 Oktober. Dilanjutkan proses pendaftarannya yang dimulai dari 13 Oktober sampai 17 Oktober 2017.

"Pendaftaran bisa dilakukan di kantor camat atau langsung ke KPU Kabupaten Sambas. Setelah proses pendaftaran selesai, KPU nantinya akan melaksanakan seleksi administratif. Jika memenuhi syarat, nantinya akan dilanjutkan dengan tes tertulis dan tes wawancara," terangnya.

(Baca: Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar seleksi Jambore Pemuda Indonesia )

Untuk itu, Suaib meminta pihak kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas, untuk mulai mengumumkan pembentukan PPK dan PPS tersebut di di kantor camat masing-masing.

"Pak camat saya minta untuk segera mengumumkan, juga kepada kepala desa terutama untuk PPS bisa langsung diumumkan di kantor desa," ujarnya.

Suaib menambahkan, untuk perekrutan PPK akan dicari sebanyak 5 orang, dan untuk PPS setiap desa dicari sebanyak 3 orang.

"Harapan kami, masyarakat yang mendaftar ramai, karena nanti kita akan melakukan seleksi administrasi. Kemudian tes tertulis dan selanjutnya tes wawancara, sehingga didapat anggota PPK dan anggota PPS merupakan orang yang mumpuni, dan orang yang mampu dalam bidang tersebut," tutupnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help