TribunPontianak/

HNSI Kalbar Minta Data Base Zonasi Pesisir Dilengkapi

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar konsultasi publik dokumen awal rencana

HNSI Kalbar Minta Data Base Zonasi Pesisir Dilengkapi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalbar, Sigit Sugiardi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar konsultasi publik dokumen awal rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) di ruang rapat kantor, Jalan Sultan Syahrir Pontianak, Kamis (12/10/2017).

Penyusunan ini dilakukan dengan memperhatikan tahapan-tahapan penyusunan di dalam peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor 23 tahun 2016 tentang perencanaan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalbar, Sigit Sugiardi mengatakan, dalam hal ini nelayan nantinya tentu menjadi objek.

(Baca: Terlalu Aib, Polisi Sampai Geleng-geleng Kepala Lihat Pesan Vulgar di HP Pembantu Ustadz Al Habsyi )

Secara umum HNSI Kalbar mendukung sekali sepanjang data basenya bagus. "Kalau misalnya tidak bagus, salah perencanaannya, kita jadi korban nantinya," katanya, Kamis (12/10/2017).

(Baca: Ingat! 7 Model Pelat Nomor Kendaraan Ini yang Diincar Polisi saat Razia )

Sebetulnya, kata Sigit, zonasi wilayah pesisir ini menguntungkan sepanjang penetapannya betul-betul berdasarkan data base yang baik

Misalnya saja potensi ikan dan ekologis laut. Perlu juga diplot lokasi sandaran kapal yang nantinya berhubungan dengan pemukiman nelayan, termasuk lokasi industri perikanan.

(Baca: Hingga Saat Ini Belum Ada Parpol di Kapuas Hulu Daftar ke KPU )

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help