TribunPontianak/

Berharap Polemik Pilkades Antibar Segara Selesai, Burhan: Yang Dirugikan Masyarakat

Burhan mengatakan pihak yang paling dirugikan adalah masyarakat mempawah sendiri

Berharap Polemik Pilkades Antibar Segara Selesai, Burhan: Yang Dirugikan Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Plt Dinas Sosial, PP, PA, dan Pemdes Kabupaten Mempawah Burhan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial, PP, PA, dan Pemdes Mempawah, Burhan mengatakan setiap keputasan yang diambil oleh pemerintah kadangkala memang tidak mengenakan seluruh pihak, sebab tidak semua keputusan yang diambil dapat mengakomodir keingian seluruh pihak.

“Harapan kita polemik pilkades ini dapat diselesaikan dengan sistem yang berlaku , berjalan aman, tertib dan kondusif serta Desa Antibar dapat segera memiliki kepala desa yang baru berdasarkan pemilihan yang demokratis,” ujar Burhan, Kamis (12/10/2017).

Ia mengatakan jangan sampai proses pemilihan kepala desa berusaha digiring kepada hal-hal yang berbau SARA. Apa yang terjadi pada pemilihan Desa Antibar merupakan sesuatu yang kebetulan yakni satunya calon dari etnis yang berbeda.

(Baca: Viral! Terlihat Mempesona di Kelas, Penampilan Dosen Seksi Ini Bikin Mahasiswa Fokus ke Depan )

“Semuaya warga Negara Indonesia yang mempunyai hak yang sama dalam demokrasi. Jangan sampai dikembangkan kea rah SARA. Sebab Mempawah saat ini telah hidup rukun dengan kondisi dan latar belakang yang beragam,”ujarnya.

Menurutnya jika segala sesuatu digiring ke arah SARA sehingga terjadi peristiwa yang tidak diinginkan seperti konflik sosial. Burhan mengatakan pihak yang paling dirugikan adalah masyarakat mempawah sendiri.

(Baca: KPU Sambas Buka Pendaftaran PPK dan PPS, Ini Persyaratannya )

“Kita sendiri yang nantinya akan rugi. Sebab kita adalah sama-sama warga Negara Indonesia. Oleh karena itu kami mengharapkan peran dari pihak keamanan untuk dapat membakup dan membantu menciptakan situasi yang kondusif,” ujarnya

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help