TribunPontianak/

Tiga Anggota Brimob Jateng Tewas, Ini Analisa Psikolog

Ketika seorang melakukan pembunuhan itu ada dua macam alasan. Pertama, agresifitas dia. Kedua pembelaan diri.

Tiga Anggota Brimob Jateng Tewas, Ini Analisa Psikolog
KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto
Warga saat dimintai keterangan wartawan di lokasi pengeboran sumur minyak Blok Trembul, di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2017) malam 

Laporan Wartawan Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Psikolog Senior PT Persona Optima Indonesia, Rika Indarti SPsi MPsi mengatakan perlu diketahui penyebab pastinya kenapa anggota polisi tersebut melakukan pembunuhan dan bunuh diri. Berikut analisanya:

Ketika seorang melakukan pembunuhan itu ada dua macam alasan. Pertama, agresifitas dia. Kedua pembelaan diri.

Kita tidak tahu apa yang terjadi. Namun, jika melakukan tindakan kekerasan seperti ini dan membunuh kawan sendiri, ya bisa dibilang suatu puncak dari emosi.

Masa itu tidak muncul tiba-tiba, masa itu mungkin sudah dari sekian lama. Kemudian yang bersangkutan sudah frustasi dan tidak lagi menemui jalan keluar. Tidak bisa tersalurkan, lalu meledak dan langsung melakukan tindakan fatal seperti itu.

Kenapa dia membunuh dirinya sendiri ? Mungkin, sebenarnya dia tahu dengan membunuh temannya akan membuat karirnya berakhir, dijatuhi hukuman dan konsekuensi buruk lainnya.

(Baca: 3 Anggota Brimob Jateng Tewas Tertembak, Polda Kalbar: Jadi Pelajaran )

Lantas, dia berpikir dari pada melanjutkan risiko yang membuat malu, keluarga dan bayangan buruk lainnya, maka dia memutuskan bunuh diri.

Sudah selayaknya, seseorang yang memegang senjata api atau pistol adalah pribadi yang punya tingkat stabilitas emosi sangat tenang dan pengambilan keputusan sangat baik. Ini agar hal-hal tiak diinginkan tidak terjadi.

Bagaimanapun harapan kita, polisi adalah pelindung masyarakat. Tentu dengan kejadian ini ada ketidakpercayaan dari anggota masyarakat. Timbul preseden anggota polisi tidak bisa mengamankan diri sendiri dan mengelola konflik, apalagi saat mengelola masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help