TribunPontianak/
Home »

Video

Berita Video

Teluk Batang Mitra Sejati Ubah Status Jadi Perusahaan Modal Asing, Ini Penjelasannya

Direktur PT Teluk Batang Mitra Sejati, Budi Hartono menjelaskan terkait perubahan status PMDN (Perusahaan

Teluk Batang Mitra Sejati Ubah Status Jadi Perusahaan Modal Asing, Ini Penjelasannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Tim Pansus Gunung 7 DPRD Kayong Utara menggelar pertemuan dengan pihak perusahaan tambang dan OPD terkait. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Direktur PT Teluk Batang Mitra Sejati, Budi Hartono menjelaskan terkait perubahan status PMDN (Perusahaan Modal Dalam Negeri) menjadi PMA (Perusahaan Modal Asing), disebabkan dari hasil eksplorasi di kawasan gunung 7, pihaknya menemukan benefit, sehingga mendapat tawaran dari pihak asing untuk menanamkan modal, sehingga PT Teluk Batang Mitra Sejati bekerjasama dengan pihak perusahaan asing.

(Baca: Soal Tambang di Teluk Batang, Pemerintah Pusat Arahkan Peninjauan Ulang Kajian Tata Ruang )

“Seiring berjalannya waktu setelah melakukan eksplorasi tepatnya di kawasan gunung 7 dan mendapatkan hasil deposit terkait pertambangan ada tawaran ataupun kerjasama yang di dapat dari pihak asing, khususnya investor untuk bersama-sama melakukan investasi di kawasan tersebut,” jelas Budi Hartono menyampaikan kepada peserta rapat di ruang pertemuan DPRD Kabupaten Kayong Utara, Rabu (11/10/2017).

(Baca: Jalan Desa di Kayan Hulu Nyaris Longsor, Kapolsek Imbau Warga Waspada )

Dengan adanya perubahan status PMDN (Perusahaan Modal Dalam Negeri) menjadi PMA (Perusahaan Modal Asing) tersebut, dikatakan Budi, pihaknya pada 27 November 2015 mengajukan izin prinsip penanaman modal asing dari BKPM, mengenai perubahan status dari Perusahaan PMDN (Perusahaan Modal Dalam Negeri) menjadi PMA (Perusahaan Modal Asing), atas dasar dari izin BKBM tersebut maka dilakukanlah jual beli saham berdasarkan izin prinsip dan RUPS di notaris yang merubah status PMDN menjadi PMA.

(Baca: 5 Owa Akan Diserahkan ke Yayasan Kalaweit )

“Jadi bisa disimpulkan sekarang status perusahaan adalah perusahaan PMA, ini terkait status Perusahaan yang dipertanyakan. Dan ini kenapa berubah status dari CV, PT menjadi PMA, karena CV tidak memiliki badan hukum dan PT ada badan hukum dan karena ada dasar undang-undang pembentukan dan untuk pemasukan modal asing tidak dapat melalui badan CV,” tuturnya.

(Baca: Proyek Molor! Pemerhati Jalan dan Jembatan Sampai Tak Paham Dibuatnya )

Terkait perizinan operasi produksi yang lebih dulu keluar dari izin lingkungan, yang dikeluarkan pemerintah Provinsi, dikatakan Budi Hartono bahwa pada 2015, PT Teluk Batang Mitra Sejati sudah mengajukan permohonan untuk eksplorasi menjadi izin usaha pertambangan produksi, bahwa permohonan tersebut berdasarkan hasil evaluasi kegiatan eksplorasi.

(Baca: Wow! Nilai Proyek Jembatan Bansir Capai Belasan Miliar )

“Syarat-syarat yang diperlukan untuk peningkatan menjadi izin usaha pertambangan operasi produksi, syarat-syarat tersebut terdapat dalam PP 23 tahun 2010, untuk memproleh IUP Operasi produksi,” tambahnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help