TribunPontianak/

Citizen Reporter

BPJS Kesehatan Gelar Pertemuan Bersama Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di BPJS Kesehatan ini menjadi Tugas besar kita termasuk untuk mencapai Universal Health Coverage.

BPJS Kesehatan Gelar Pertemuan Bersama Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Walikota Singkawang, Awang Ishak, dan Sekretaris Daerah Singkawang Syech Bandar menghadiri Pertemuan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Singkawang, di dayang Resort, Rabu (11/10/2017). 

Citizen Reporter
Reviyanti 
Humas BPJS Kesehatan Singkawang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - BPJS Kesehatan sebagai Badan Hukum Publik yang diamanatkan mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN – KIS), sampai dengan 1 oktober  2017 jumlah Peserta  yang telah terdaftar JKN-KIS  kota Singkawang  baru mencapai 143,049 jiwa atau sekitar 61.65% dari jumlah penduduk kota singkawang.

Menuju Cakupan Semesta 2019 (Universal Health Coverage) Kota Singkawang BPJS Kesehatan Cabang Singkawang mengadakan Pertemuan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Singkawang, yang langsung dihadiiri Oleh Walikota Singkawang sebagai pengarah Forum, dan di sebagai ketua forum  oleh Sekertaris daerah Kota Singkawang, serta dihadiri oleh Kepala SKPD Kota Singkawang sebagai Undangan Forum di Dayang Resort, Rabu (11/10).

"Tentunya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di BPJS Kesehatan ini menjadi Tugas besar kita termasuk untuk mencapai Universal Health Coverage  pada 1 januari 201," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang  Singkawang, Mardani, Rabu (11/10)

Pada Forum ini Pemerintah Kota singkawang menyepakati bahwa Untuk Peserta Kelas 3 di kota singkawang  untuk sementara belum diperkenankan untuk naik  Kelas Keperawatan saat dirawat Dirumah sakit.

"Kebijakan ini atas pertimbangan kondisi perbandingan jumlah peserta kelas III dan Peserta Kelas I dan II belum seimbang dengan kondisi jumlah kamar kelas I dan II, sehingga di khawatirkan peserta kelas III memiliki hak Kelas I dan II justru tidak dapat memanfaatkan Kelas sesuai hak nya, Kita harus memilih terkesan Diskriminasi atau Mendzolimi peserta yang punya hak kelas I dan II," ungkapnya.

Ia berharap melalui pertemuan ini peran serta Pemkot juga dapat lebih terwujud dengan baik.

"Setelah pertemuan ini diHarapkan  dengan adanya peran dan dukungan Pemerintah Kota Singkawang  tersebut  Cakupan Semesta 2019 ( Universal Healh Coverage ) dapat terwujud," katanya.

Pada pertemuan tersebut Walikota Singkawang Drs.H. Awang Ishak, M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Singkawang siap mendukung  Cakupan semesta 2019. Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Daerah Kita Singkawang, Drs H Syech Bandar, dimana nantinya akan disampaikan data peserta yang belum terdaftar per Kelurahan untuk di tindak lanjuti agar dapat bergabung menjadi peserta Jaminan Kesehatan nasional ( JKN-KIS).

"Kita akan coba dengan bantuan para  Lurah untuk kita sosialisaikan jumlah data peserta yang belum terdaftar per Kelurahan  sehingga kita harapkan Para Lurah dapat mengajak masyarakat dapat bergabung menjadi peserta," tutup Bandar.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help