TribunPontianak/

Miris! Penyelundup Barang Ilegal Yang Diamankan Polres Bengkayang, Ternyata Ada PNS

Mirisnya satu diantara pelaku upaya penyelundupan itu adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili Ds. Magmagan Karya Kab Bengkayang

Miris! Penyelundup Barang Ilegal Yang Diamankan Polres Bengkayang, Ternyata Ada PNS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Satu diantara pelaku penyelundupan barang ilegal asal Malaysia yang diamankan oleh Polres Bengkayang, Minggu (2/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  BENGKAYANG - Dalam satu hari jajaran Polres Bengkayang yakni anggota Polsek Ledo berhasil mengagalkan dua upaya penyelundupan barang ilegal asal Malaysia

Dua upaya penyelundupan berupa puluhan kilogram daging sapi produksi India dan puluhan botol serta kaleng minuman beralkohol asal Malaysia, mirisnya satu diantara pelaku upaya penyelundupan itu adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili Desa Magmagan Karya Kecamatan Lumar Kab Bengkayang

Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Novrial Alberti Kombo menceritakan penggagalan upaya penyelundupan pertama yang di lakukan oleh anggota Polsek Ledo pada hari Minggu (1/10/2017) sekira pukul 15.00 Wib di depan Mapolsek Ledo di Dusun  Ledo Desa Lesaela Kecamatan Ledo.

(Baca: Lagi, Polres Bengkayang Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal. Wah Isinya Ada Daging Alana )

Awalnya penggagalan ini, pihaknya berhasil mengamankan satu unit Sepeda Motor Honda Vario Putih dengan No Pol KB 2168 KU berikut pengendaranya.

Diketahui identitas pengendara sepeda motor vario tersebut sesuai Didalam kartu identitas tertera atas nama Hardoanto (44) warga Dsn. Doyot Rt/Rw 003/- Desa Magmagan Karya, Lumar itu membawa 40 Kg daging sapi merk Mombai India dalam bungkusan dan kotak

Tak berselang beberapa lama kemudian, sekitar pukul 15.20 WIB kembali anggota Polsek Ledo mengamankan satu unit Dump Truk warna Putih bernopol KB 9870 PB

(Baca: Polres Singkawang Sosialisasikan Persiapan Penggunaan CCTV ke Pengendara )

Dump Truk tersebut yang di kendarai oleh Tobing (35) warga Dusun Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten  Sambas ini membawa 24 botol mimuman berakohol merk Benson dan  8  krat minuman merk Dester yang keduanya buatan dan asal Malaysia.

"Diamankannya dump truk berisi Minol Malaysia ini yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Ledo Ipda Rio Charles Hutahaean bersama tiga anggotanya ketika akan melewati Polsek, namun oleh anggota polsek di hentikan dan lakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan, kemudian di temukan sejumlah minuman beralkohol asal Malaysia tanpa di sertai dokumen," kata Kombo, Senin (2/10/2017)

Lanjutnya kemudian pengemudi  truk dan minol tersebut di amankan atau di sita untuk di jadikan barang bukti.

"Saat ini pengemudi dan saksi-saksi sedang di lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata mantan Kapolsek Pontianak Timur ini

Ia menjelaskan kedua pelaku upaya penyelundupan barang ilegal asal Malaysia tersebut terancam Melanggar UU RI no 36 thn 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 8 UU no 8 thn 1999 ttg Perlindungan Konsumen

"Selanjutnya kita kan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan karatina, sementara beberapa barang bukti diamakan di Mapolres Bengkayang," pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help