TribunPontianak/

Lagi, Polres Bengkayang Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal. Wah Isinya Ada Daging Alana

Polres Bengkayang kembali berhasil mengamankan penyelundupan sejumlah barang ilegal olah warga dalam operasi Lintas Kapuas 2017.

Lagi, Polres Bengkayang Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal. Wah Isinya Ada Daging Alana - amankan_20171002_104411.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Polres Bengkayang kembali berhasil mengamankan penyeludupan sejumlah barang ilegal olah warga dalam operasi Lintas Kapuas 2017, Minggu (2/10/2017)
Lagi, Polres Bengkayang Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal. Wah Isinya Ada Daging Alana - amankan_20171002_104937.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Polres Bengkayang kembali berhasil mengamankan penyeludupan sejumlah barang ilegal olah warga dalam operasi Lintas Kapuas 2017., Minggu (2/10/2017)

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Polres Bengkayang kembali berhasil mengamankan penyelundupan sejumlah barang ilegal olah warga dalam operasi Lintas Kapuas 2017. 

Kali ini, pengamanan tersebut di Jalan Raya Ledo, depan Polsek Ledo, Dusun Ledo Desa lesabela Kecamatan Ledo Kabupaten Bengkayang.

Dalam bahan keterangan yang dikirimkan Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP N A Kombo, pengungkapan tersebut terjadi pada  Minggu (1/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurutnya, pada kali ini, pelaku diamankan hanya berselang waktu 20 menit dengen pelaku lainnya.

(Baca: Petaque Kalbar Sabet 2 Medali Kejurnas di Bali )

Untuk yang pertama, pelaku Hardoanto (44) saat mengendarai satu unit sepeda motor Honda Vario ditemukan membawa sejumlah barang ilegal.

Adapun barang tersebut adalah satu kotak dengan berat 20 Kg, enam bungkus dengan berat  3 Kg, satu bungkus dengan berat 2 Kg yang total keseluruhan adalah 40 Kg daging merk Mombai India dan Alana.

"Hardoanto diduga melanggar UU RI no 36 tahyn 2009 tentang kesehatan dan pasal 8 UU no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen," katanya, Senin (02/09/2017).

(Baca: Dinkes Sanggau Akui Penanganan Kasus Rabies Sudah Tepat )

Sementara itu, pelaku kedua, Tobing (35) berhasil diamankan setelah kedapatan membawa sejumlah minuman dan diantaranya adalah jenis minuman beralkohol yang juga ilegal.

Diuraikan AKP N A Kombo, Kapolsek Ledo Ipda Rio Charles Hutahaean yang memimpin pasukannya melaksanakan razia, ketika sebuah truk dam warna putih KB 9870 PB ditemukan beberapa jenis minuman ilegal.

Minuman tersebut adalah delapan krat minuman merk Dester buatan Malaysia dan setengah dus isi 24 botol merk Benson buatan Malaysia.

Ia mengatakan, palaku diduga melanggar pasal 106 UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan UURI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Menurutnya pula, dengan ini barang bukti diamankan di Polres Bengkayang dan masih dalam proses lanjut.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help