TribunPontianak/

Ternyata Tidur dengan Kipas Angin Bisa Sebabkan Tiga Hal Ini

Tidur dengan menggunakan kipas angin memang dilakukan sebagian orang, dan alasan yang berbeda-beda pula. 

Ternyata Tidur dengan Kipas Angin Bisa Sebabkan Tiga Hal Ini
INSTARAM/@jawaban_dokter

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tidur dengan menggunakan kipas angin memang dilakukan sebagian orang, dan alasan yang berbeda-beda pula. 

Namun jika tidur dengan kipas angin membuat tiga hal yang tidak terduga terjadi, apakah anda akan terus melanjutkan kebiasaan anda tersebut?

Akun instagram @jawaban_dokter mengutip laman halosehat.com mengulas tiga masalah kesehatan yang dapat muncul jika tidur sering menggunakan kipas angin.

1.Penyakit Bell palsy

Penyakit kelumpuhan, namun bukan kelumpuhan tubuh melainkan kelumpuhannya terjadi pada wajah. 

(Baca: Seperti Apa Sih Orgasme Pada Wanita? Ini Penjelasannya )

Wajah akan terasa sulit untuk tersenyum, tertawa  dan ada pembengkakan di daerah wajah tertentu. Penyakit ini disebabkan oleh kondisi syaraf wajah yang menegan, dikarenakan terkena suhu dingin seperti kipas angin terus-menerus.

2.  Kulit kering

Masalah kulit tidak hanya terjadi karena terkena sengatan sinar matahari saja. Kondisi ruangan yang terlampau dingin juga berdampak buruk bagi kesehatan kulit, seperti bahaya AC. 

Saat terlalu lama menggunakan kipas angin, efek kekurangan airakan terjadi pada tubuh, termasuk kulit. Kulit kita sejatinya sangat membutuhkan kandungan air dalam darah yang mengalir di sekitar kulit.

3. Dehidrasi 

Seperti yang diungkap oleh Dr. Wendra Ali, seorang ahli syaraf mengatakan bahwa saat kita berada di ruangan yang dingin dalam waktu yang lama akan membuat tubuh kita kekuarangan air. 

Hal ini tentu sangat berbahaya bagi  kita, kita tahu  bahwa sekitar 70% tubuh kita membutuhkan asupan air. Jika kipas angin justru membuat air di dalam tubuh berkurang maka tentu akan berdampak buruk terhadap fungsi masing-masing organ kita.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help