Viral Sosial Media

Baju Ikeh Pontianak - Curhatan Owner Percetakan Deepositive Bikin Sedih

Owner Deepositive, M Ilham membuat curhatan mengenai pembuatan kaos yang menuding tempat percetakannya sebagai penyablon baju Ikeh 69.

ISTIMEWA
Poto sekelompok remaja yang tergabung dalam kominitas Ikeh yang menyantai saat car free day Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Owner Deepositive, M Ilham membuat curhatan mengenai pembuatan kaos yang menuding tempat percetakannya sebagai penyablon baju Ikeh 69.

Berikut curhatannya:
Untuk adik-adikku yang mengenakan kaos IKEH 69. Saya yang kebetulan juga mempunyai usaha percetakan yang mendapat imbas dari kejadian tersebut.

Saya merasa sedih dan prihatin dengan kejadian yang kalian alami. Saya tahu betul kalian pasti merasa menyesal, malu dan sedih terutama orang tua kalian.

Tapi yakinlah kalian masih diberi kesempatan untuk berubah menjadi personal yang lebih baik lagi. Kami abang2 dan kakak-kakakmu juga pernah mengalami usia remaja, masa untuk mencari jati diri, perhatian dan sosok untuk dijadikan panutan, Terkadang jalan atau cara yang kita pilih salah.

(Baca: Baju Ikeh Pontianak - Owner Percetakan Ini Ungkap Fakta Soal Kaus Gambar Porno )

Saya berharap kejadian ini dapat kalian ambil hikmahnya untuk menjadi remaja yang lebih baik lagi.

Untuk masyarakat Pontianak dan sekitar atau rakyat Indonesia yang telah melihatnya, kita juga jangan menghujat mereka.

Para remaja itu adalah kita juga beberapa tahun yang lalu, perbedaan antara kita dan mereka adalah beda zaman, beda teknologi, beda informasi dan beda tantangan.

Tantangan mereka lebih hebat dari kita, arus informasi yang mereka dapat tidak seperti kita dulu. Mari kita intropeksi diri, hal itu tidak akan terjadi jika kita abang-abangnya, kakak-kakaknya dan orang tuanya tidak sibuk dengan urusan masing-masing.

(Baca: Dituding Cetak Kaus Hitam Gambar Porno, Pengakuan Percetakan Ini Mengejutkan )

Untuk Pelaku usaha percetakan dan turunannya kita berkompetisi secara sehat tetapi kita juga terikat secara kekeluargaan, Tugas kita tidak hanya menerima orderan cetakan, tetapi tugas kita juga mengedukasi konsumen gambar dan kata-kata apa yang layak dan bijak untuk dipublikasikan sebelum diproduksi.

Kita harus cerdas mengolahnya karena kita di bidang industri kreatif. Karena ide dan karya kita dilihat oleh khalayak ramai. Ingat salah satu indikator majunya sebuah bangsa atau daerah bisa dilihat dari industri percetakan atau industri kreatifnya.

Dan kita juga tidak perlu menghujat pewarta yang menyampaikan informasi. Mereka juga menjalankan tugasnya seperti kita. Siapa lagi yang menyampaikan informasi yang terpercaya selain mereka.

Mari kita semua berpikir positif untuk kepentingan bersama. Semua kejadian ada hikmah. Saatnya kita menjadi bangsa yang besar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved