TribunPontianak/

Harga Pesawat Pribadi HondaJet Rp 60 Miliar, Fitur Mewah Ini yang Didapat

Pesawat ini dirancang agar terjangkau, bukan hanya dari soal harga, melainkan juga dari biaya operasionalnya.

Harga Pesawat Pribadi HondaJet Rp 60 Miliar, Fitur Mewah Ini yang Didapat
KOMPAS.com/Reska Nistanto
Pesawat pribadi HondaJet 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Honda Aircraft Company (HAC) mematok harga 4,5 juta dolar AS (sekitar Rp 60 miliar) untuk pesawat jet pribadi buatannya, HA-420 HondaJet.

Hal itu diungkapkan oleh Director of Sales Honda Aircraft Company, Vishal V. Hiremath, saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

"Untuk 2017 ini, HondaJet dijual dengan harga mulai 4,5 juta dolar AS (sekitar Rp 60 miliar), namun konsumen masih bisa melakukan penyesuaian, tergantung permintaan," kata Vishal.

Dengan banderol harga demikian, apa saja yang konsumen dapatkan?

HondaJet HA-420 adalah pesawat jet pribadi kelas ringan (light jet) besutan HAC.

Lampu baca dan saluran ventilasi udara di langit-langit kabin HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Lampu baca dan saluran ventilasi udara di langit-langit kabin HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Pesawat ini ditenagai oleh dua mesin GE Honda HF120 yang mendapatkan sertifikasi produksi pada 2015 lalu.

Pesawat ini memiliki jangkaun jelajah sejauh 1.400 mil atau sekitar 2.200-an kilometer, dengan kecepatan maksimal 420 knots atau sekitar 682 km per jam.

"Spesifikasi ini sudah mencukupi untuk mobilitas di Asia Tenggara," kata Vishal.

Interior kabin pesawat HondaJet HA-420, empat kursi berhadap-hadapan.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Interior kabin pesawat HondaJet HA-420, empat kursi berhadap-hadapan.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Dimensinya yang kecil pun seolah tak menjadi soal.

Pesawat ini didesain untuk terbang tidak terlalu jauh atau lama, sehingga penumpang tidak akan berlama-lama di dalamnya.

Pesawat ini dirancang agar terjangkau, bukan hanya dari soal harga, melainkan juga dari biaya operasionalnya.

Legroom penumpang di dalam kabin HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Legroom penumpang di dalam kabin HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Pesawat ini bisa diterbangkan dengan satu pilot saja (khusus registrasi N) jika memang menghendaki demikian.

Menengok ke bagian kokpit, HondaJet HA-420 mengusung panel instrumen glass cockpit buatan Garmin.

Multi function display tempat menampilkan berbagai informasi penerbangan untuk pilot, sudah dilengkapi dengan teknologi synthetic vision.

Synthetic Vision Technology adalah sistem komputer yang menampilkan citra lingkungan sekitar pesawat di layar utama kokpit (multi function display/MFD).

Kokpit HondaJet dirancang modern, mengadopsi sistem glass cockpit dengan peranti elektronik Garmin.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Kokpit HondaJet dirancang modern, mengadopsi sistem glass cockpit dengan peranti elektronik Garmin.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Layar akan menampilkan kontur permukaan bumi (topografi) dalam model tiga dimensi (3D).

Komplit dengan informasi-informasi utama penerbangan (primary flight display/PFD) yang dibutuhkan pilot, seperti altitude (ketinggian), airspeed (kecepatan di udara), dan attitude pesawat.

Melihat ke bagian kabin, pesawat ini dirancang untuk 4 penumpang.

Layout kursinya dibuat dua berhadap-hadapan.

Masih ada satu kursi tambahan antara kokpit dan kabin.

Kursi opsional ini bisa dipakai untuk pramugari, atau penumpang tambahan.

Jika dioperasikan dengan satu pilot, maka satu penumpang lagi bisa duduk di kursi kopilot di kokpit, sehingga total penumpang yang bisa diangkut adalah 5 penumpang dengan satu pilot.

HondaJet menggunakan kendali model control column (yoke) model W.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
HondaJet menggunakan kendali model control column (yoke) model W.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Terdapat meja lipat yang bisa dikeluar-masukkan dari bawah jendela masing-masing sisi pesawat.

Terdapat juga soket listrik yang tersembunyi di balik panel kabin di bawah jendela di samping masing-masing kursi.

Sementara di langit-langitnya dilengkapi dengan ventilasi udara (AC) dan lampu baca. 

Meja lipat di kabin HondaJet(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Meja lipat di kabin HondaJet(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Window shade yang dimiliki sudah elektronik, namun penumpang hanya diberi opsi untuk membuka dan menutup saja, tidak bisa mengatur tingkat kegelapan seperti layaknya di jendela pesawat Boeing 787 Dreamliner. 

Melongok ke bagian belakang kabin, terdapat lavatory dengan kloset mini, lengkap dengan tempat cuci tangan (washtafel).

Bagian bawahnya bisa dibuka untuk menaruh tisu dan perlengkapan toiletries.

Wastafel (sink) di toilet dalam kabin HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Wastafel (sink) di toilet dalam kabin HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Biaya operasional

Secara keseluruhan, HondaJet HA-420 terasa ringkas dengan banderol harga yang relatif murah, jika dibandingkan dengan pesawat sekelasnya.

Sebagai gambaran, kompetitor terdekat HondaJet HA-420 adalah Embraer Phenom 100E dan Cessna Citation M2.

Embraer Phenom 100E sendiri dijual dengan harga mulai 4,1 juta dolar AS.

Toilet duduk di kabin belakang HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)
Toilet duduk di kabin belakang HondaJet.(Reska K. Nistanto/KOMPAS.com) ()

Sementara Cessna Citation M2 memiliki banderol harga mirip dengan HondaJet HA-420, yakni di kisaran 4,5 juta dolar AS.

Meski demikian, HondaJet HA-420 memiliki operating cost per houryang sedikit lebih murah di antara ketiganya.

Menurut situs AOPA, biaya operasional per jam HondaJet HA-420 adalah 1.134 dollar AS.

Sementara Embraer Phenom 100E dan Cessna Citation M2 masing-masing adalah 1.151 dolar AS dan 1.395 dolar AS. (*)

Berita Ini Sudah Tayang di Kompas.com dengan Judul: Dijual Mulai Rp 60 Miliar, Ini Fitur Pesawat Pribadi HondaJet

Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help