TribunPontianak/

Ingin Jual Motor Bekas Anda? Begini Cara Menghitung Harga Jualnya!

Tak hanya dilihat dari tahun pembuatan, jenis atau model (laris di pasaran atau tidak) dan kondisi menjadi faktor penentu harga jual kembali.

Ingin Jual Motor Bekas Anda? Begini Cara Menghitung Harga Jualnya!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Harga yang pas untuk menjual sepeda motor bekas pakai kerap menjadi ganjalan cukup sulit.

Tapi pada intinya, yang perlu diperhatikan untuk menentukan banderol hanya ada dua poin, tidak kemahalan agar cepat laku, tapi juga tidak terlampau murah agar tidak rugi.

Dilansir dari KompasOtomotif, semua keterangan dari para pedagang sepeda motor bekas dirangkum untuk membuat penyusutan harga sepeda motor bekas.

(Baca: Tips Wajib Dibaca Sebelum Membeli Motor, Daripada Kamu Menyesal! )

Tak hanya dilihat dari tahun pembuatan, jenis atau model (laris di pasaran atau tidak) dan kondisi menjadi faktor penentu harga jual kembali.

Sebagai patokan, Ghozali, penjual kawakan sepeda motor bekas di Jakarta Timur, memberi patokan, bahwa untuk tahun pertama, harga sepeda motor pasti turun antara 10-15 persen.

Tahun berikutnya tinggal mengurangi Rp 1 juta lagi.

(Baca: Banyak Belum Tahu! Cara Menambal Ban Tubelees yang Selama Ini Ditusuk Ternyata Salah Besar! )

Misalnya, harga Honda BeAT Pop eSP CBS ISS 2015 Rp 14,8 juta. Jika dijual tahun depan (2016), akan menyusut 10-15 persen, atau maksimal Rp 2,2 juta (15 persen), atau menjadi 12,5 juta.

Dijual tahun 2017, dikurangi Rp 1 juta lagi menjadi sekitar Rp 11,5 juta, begitu seterusnya.

Halaman
12
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help