TribunPontianak/

Balai Besar POM Temukan Produk Mengandung Zat Bahaya di Pasar Sebukit Rama

Dari 50 sample makanan saat pengawasan di pasar Sebukit Rama, masih diidentifikasi satu jenis prodak makanan berupa kerupuk tempe mengandung borak.

Balai Besar POM Temukan Produk Mengandung Zat Bahaya di Pasar Sebukit Rama
TRIBUN PONTIANAK/HAMDAN DARSANI
Kepala Balai Besar POM di Pontianak, Corry Pandjaitan berikan sosialiasi akibat penggunaan zat berbahaya kepada komunitas pasar di Gedung Pasar Sebukit Rama, Rabu (20/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Balai Besar POM di Pontianak bersama dengan Disperindagnaker Mempawah lakukan penyuluhan para komunitas pasar di gedung pertemua di pasar sebukit rama, Mempawah. Rabu (20/9/2017).

Kepala Balai Besar POM di Pontianak, Corry Pandjaitan mengatakan sosialisasi yang dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak penggunaan bahan berbahaya ke dalam makanan.

"Setelah ini harapan kita para pedagang tidak ada lagi yang mengguanakan zat berbahaya ke dalam makanan yang dijual kepada masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan pengecekanan terhadap bahan makanan yang dijual di Pasar Sebukit rama sejak tahun 2014 lalu. Hasilnya pada 2015 tidak kita temukan zat berbahaya pada makanan.

Namun pada tahun 2016 kembali ditemukan makanan yang mengandung zat berbahaya.

"2017 juga kita temukan makanan mengandung zat berbahaya. Artinya masyarakat tidak komitmen. Kadang nurut dan kadang tidak," ujarnya.

Oleh karena itu, hal tersebutlah mendorong Balai Besar POM untuk memberikan edukasi. Sehingga pasar sebukit rama tidak lagi pedagang yang menjual barang yang berbahaya.

Kabid Perdagangan Disperindagnaker Kabupaten Mempawah, Leli mengatakan selain memberikan pengawasan terhadap pedagang tentang pelarangan penggunaan zat berbahaya. Diseperidag juga secara rutin melakukan pembinaan satu terhadap pedagang tentang pentingya menjaga kebersihan pasar.

"Kebersihan pasar oleh pedagang merupakan unsur yang penting untuk dilakukan. Kebersihan pasar bukan hanya menjadi tanggung jawab dinas perdagangan tetapi juga para pedagang agar dapat memberikan kenyamanan bagi pembeli," ujarnya.

Dari 50 sample makanan saat pengawasan di Pasar Sebukit Rama, masih diidentifikasi satu jenis prodak makanan berupa kerupuk tempe yang mengandung borak.

Namun demikian kata leli, pihaknya juga terus melalukan upaya pembinaan agar para pedagang dapat mengerti agar dapat menjual prodak makanan yang aman dan sehat kepada masyarakat.

"Tahun depan para pedagang dan pengusaha tidak ada lagi yang mengggunakan zat berbahaya dengan alasan apapun," ujarnya.

Selain itu, para konsumen juga punya peran penting dalam memilih makanan untuk dikonsumsi. Teliti dan waspadalah sebelum membeli.

"Lihat label halalnya, tanggal kedaluarsanya dan kemasanya. Jangan dibeli jika kemasanha rusak," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help