TribunPontianak/

Tindak Tegas Pegawai Rutan yang Terlibat Narkoba

Jika ada pegawai rutan yang terlibat akan kita tindak tegas. Selain itu tidak akan kita berikan bantuan hukum apapun.

Tindak Tegas Pegawai Rutan yang Terlibat Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DHITA MUTIASARI
Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Mempawah, Muazifah Makmur Hidayah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Rutan Klas IIB Mempawah Muazifah Makmur Hidayah mengatakan tak akan main-main apabila ada pegawainya yang terlibat kasus narkoba.

"Jika ada pegawai rutan yang terlibat akan kita tindak tegas. Selain itu tidak akan kita berikan bantuan hukum apapun," tegasnya Senin (18/9/2017)

Ia mengatakan sebagai langkah antisipasi terhadap masuknya narkoba dari luar rutan kedalam rutan atau peredaran narkiba didalam rutan, pihaknya secara selektif melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung yang masuk ke rutan.

"Bukan hanya pemeriksaan bawaannya saja kita juga akan periksa badan," ujarnya.

(Baca: Warga Binaan Terlibat Narkoba, Erma Ranik: Kalapas Harus Dievaluasi )

Selain itu, Hidayah mengatakan Rutan secara rutin melakukan razia. Baik itu razia rutin maupun razia yang bersifat insendentil. Razia insidentil yakni razia dilakukan tanpa jadwal yang tetap.

Hidayah menambahkan sebagai upaya menangkal peredaran narkoba. Rutan telah merancang kebijakan untuk membentuk pos pengamanan terpadu. Pos pengamanan terpadu itu nanti tidak hanya diisi oleh unsur dari Rutan saja namun juga dibantu dengan unsur kepolisian.

"Kami sudah melakukan penjajakan komunikasi dengan Polres Mempawah dan Kejari Mempawah. Mudah-mudahan pekan depan pos terpadu sudah bisa terlaksana," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help