TribunPontianak/

Lagi-lagi Kecolongan, Dewan Kalbar Nilai Menkumham Bertanggungjawab Peredaran Narkoba di Lapas

"Kalau perlu Menteri Hukum dan HAM mengundurkan diri karena tidak mampu mengendalikan dan membina bawahannya. Kita sesalkan ini terjadi di Kalbar,"

Lagi-lagi Kecolongan, Dewan Kalbar Nilai Menkumham Bertanggungjawab Peredaran Narkoba di Lapas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suriansyah prihatin dengan kasus warga binaan Lapas Klas II A Pontianak yang tertangkap beserta barang bukti handphone oleh BNNP Kalbar karena diduga sebagai pengendali jaringan peredaran narkoba.

Menurutnya kasus ini sudah sering terjadi di seluruh Indonesia.

"Lagi-lagi ini kecolongan. Harusnya Menteri Hukum dan HAM yang sangat bertanggungjawab kenapa tidak mampu mengendalikan peredaran narkoba di lapas," katanya saat dihubungi Tribun Pontianak, Senin (18/9/2017) sore.

Karena Lapas Kelas II A Pontianak di bawah tanggung jawab Kemenkumham.

Menurutnya sudah semestinya Kemenkumham bertanggungjawab.

(Baca: Pemilik Narkoba 2 Kilogram Ada di Lapas Pontianak, Ini Identitasnya )

"Kalau perlu Menteri Hukum dan HAM mengundurkan diri karena tidak mampu mengendalikan dan membina bawahannya. Kita sangat sesalkan ini terjadi di Kalbar," jelasnya.

Menurutnya fungsi Lapas seharusnya mengembalikan para kriminal menjadi masyarakat biasa yang taat pada hukum dan aturan. Tapi kalau bisa terjadi kriminal di dalamnya tentu sangat mencoreng.

"Langkah yang harus diambil ialah rekrutmen petugas lapas dan Kemenkumham umumnya harus lebih baik dan teliti. Kemudian pendidikan dan pembinaan mental lebih baik. Sehingga mampu menjadi contoh bagi warga binaan yang akan kembali ke masyarakat biasa," jelasnya.

Selain itu, menurutnya harus diadakan Lapas khusus narkoba agar pengawasan dengan alat-alat khusus yang mampu menetralisir sinyal hp dan lainnya.

Sehingga warga binaan tidak bisa berhubungan dengan jaringan di luarnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help