TribunPontianak/

Penggiat Tanaman Termotivasi Wujudkan Desa Wisata di Desa Rasau Jaya 3

Kemudian ketika ada bibit tanaman, juga bisa didapat warga setempat dengan harapan, Desa Rasau Jaya 3 kedepan menjadi Desa wisata.

Penggiat Tanaman Termotivasi Wujudkan Desa Wisata di Desa Rasau Jaya 3
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pengiat kebun percontohan yang digagas ikatan keluarga Alumni Instiper Yogyakarta Pengda Kalbar yang dipusatkan di Desa Rasau Jaya, Sabtu (16/9/2017) 

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Satu di antara penggiat tanaman Desa Rasau Jaya 3 Kecamatan Rasau, Kabupate Kubu Raya, Adi Sulaksono menyambut baik adanya kebun percontohan yang digagas ikatan keluarga Alumni Instiper Yogyakarta Pengda Kalbar, yang dipusatkan di Desa mereka.

"Kita sangat menyambut baik, sebab arahnya ke pendidikan. Warga tertarik kependidikanya. Nanti akan ada seperti balai pendidikan seperti sekolah, bagi warga yang ingin belajar budi daya tanaman terutama buah-buahan," ujarnya saat dihubungi Tribun Minggu (17/9/2017)

Kemudian lanjutnya, adanya perkebunan agrowisata ini tentunya juga berdampak positif, misalnya menyerap tenaga kerja setempat.

Kemudian ketika ada bibit tanaman, juga bisa didapat warga setempat dengan harapan, Desa Rasau Jaya 3 kedepan menjadi Desa wisata.

"Nanti warga diharapkan disetiap gang atau lingkungan, dapat menanam buah atau tanaman yang sama diperkebunan Instiper, ketika ada pengunjung juga tidak mesti ke perkebunan. Jadi bagaimana desa kami menjadi surganya buah," ujarnya.

Adanya perkebunan alumni Instiper ini memang memberikan angin segar kepada warga termasuk, kalangan pemuda yang berminat dibidang tanaman holtikultura.

Dikatakanya saat ini minat warga mulai bersemangat untuk menanam buah.

"Warga juga mulai ramai bertanya kepada saya bagaimana menanam buah ini dan sebagainya," kata Adi

Adi sendiri dipercayakan sebagai pengelola mengatakan untuk kondisi perkebunan, saat ini belum sepenuhnya jadi.Termasuk beberapa tanamanya masih dalam pengelolaan dan belum berbuah.

"Hanya yang ada baru buah Kelengkeng dan jambu air. Saat ini belum sepenuhnya jadi, kemungkinan butuh waktu satu tahun ," pungkasnya

Penulis: Zulkifli
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help