TribunPontianak/

Pemkab Sepakat Tutup Pesantren Ibnu Mas'ud, Ini Penjelasan Ketua MUI Bogor

Ketua Yayasan Ibnu Mas'ud, Agus Purwoko mengatakan bahwa pihaknya mulai hari ini hingga dua minggu ke depan meliburkan santri-santrinya.

Pemkab Sepakat Tutup Pesantren Ibnu Mas'ud, Ini Penjelasan Ketua MUI Bogor
(TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)
Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BOGOR - Keberadaan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud yang saat ini tengah menjadi sorotan.  Pemkab Bogor berencana menutup pesantren tersebut.

Rencana penutupan ini lantaran berdirinya pondok pesantren yang lokasinya diwilayah Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor itu dianggap sudah membuat keresahan dimasyarakat.

Terlebih, belakangan sempat tersiar kabar jika salah satu santri dari Pondok pesantren Ibnu Masud ini ikut dalam jaringan teroris internasional.

"Kami jajaran Muspida Kabupaten Bogor sudah rapat dan sepakat Pondok pesantren itu (Ibnu Masud,red) untuk ditutup," kata Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukhri Adji saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Minggu (17/9/2017).

(Baca: Pisang dapat Meningkatkan Vitalitas Pria di Ranjang, Ini Waktu yang Tepat Mengonsumsinya )

Menurutnya, penutupan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor ini berdasarkan hasil rapat antara jajaran Muspida serta dengan pertimbangan yang matang.

Selain adanya gejolak penolakan di masyarakat, sambung Mukhir Adji, penutupan didasari juga karena pondok pesantren itu tidak memiliki izin serta tidak terdata di Kementerian Agama.

"Izinnya tidak ada, kemudian aktivitasnya malah bikin keresahan di masyarakat," tambahnya.

Namun, belum diketahui secara pasti kapan penutupan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud ini akan dilakukan oleh aparat pemerintah setempat.

"Karena baik ulama maupun umaroh pun menolak keberadaan pesantren itu, yang pasti secepatanya akan ditutup," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help