TribunPontianak/

Peluang Gidot di Pilgub 2018, Ini Analisis Pengamat

Peluang Suryadman Gidot maju sebagai satu di antara kandidat Calon Gubernur Kalimantan Barat saya rasa peluangnya sama dengan calon yang lainnya

Peluang Gidot di Pilgub 2018, Ini Analisis Pengamat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar, Suryadman Gidot saat dipasangkan pita Demokrat oleh Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Indrawati Sukadis di Stadion Kridasana Kota Singkawang. Pelantikan tersebut dihadiri sekitar puluhan ribu masyarakat yang ada dibeberapa Kabupaten atau Kota di Kalbar, Minggu (17/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dengan resmi dilantiknya Suryadman Gidot sebagai Ketua DPD Partai Demokrat dan maju sebagai calon Gubernur Kalbar,  Pengamat Politik Universitas Tanjungpura, Dosen FISIP, Sukamto memiliki penilainnya tersendiri.

Melihat peluang Suryadman Gidot maju sebagai satu di antara kandidat Calon Gubernur Kalimantan Barat saya rasa peluangnya sama dengan calon yang lainnya.

Artinya bagi siapapun yang berniat maju tentunya merasa punya basic sehingga semuanya sama.

Kepemimpinan beliau memimpin Kabupaten Bengkayang dua periode dan menjadi Ketua DPD Partai Demokrasi Kalimantan Barat merupakan bentuk sebuah kepercayaan yang telah dipercayakan terhadap kemampuan beliau memimpin.

(Baca: Foto-foto Kemeriahan Doorprize HUT ke-16 dan Pelantikan DPD Demokrat Kalbar )

Artinya bahwa beliau dianggap memiliki kapasitas itu dan juga tentunya menjadi modal untuk maju sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat. Tetap jika berbicara peluang saya rasa dengan figur yang lain sama-sama memiliki peluang.

Selama kepemimpinan beliau sebagai Bupati Bengkayang, tampak memang Bengkayang sebagai kabupaten yang baru bisa maju di tangan beliau. Kemudian pembangunan berjalan baik sehingga itu modal yang cukup baik juga.

Namun jika ingin maju, di era sekarang Koalisi sangat penting karena bukan hanya sekedar dengan perhitungan kursi yang dimiliki oleh partai itu tapi dengan koalisi semakin memperkokoh posisi siapapun calon itu.

Artinya siapapun yang berkoalisi dengan banyak partai maka peluangnya akan semakin baik.

Sementara kalau mengenai wakil yang cocok saya belum bisa berkomentar banyak. Tapi saya yakin beliau tau sosok yang pantas sesuai dengan perhitungannya. Idealnya wakil itu harus punya basic dukungan yang cukup untuk bisa menopang calon kandidat Gubernurnya.

Sehingga dia bisa memimpin yang bagus juga. Keberadaan soal wakil memang harus menunjang dan memperkokoh orang yang akan diwakilinya.

Kemudian untuk kedatangan Sekjen DPP Partai Demokrat ke Kalimantan Barat tidak bisa kita buru-buru simpulkan. Tapi saya pikir DPP sudah sepakat memberikan dukungan kepada kader-kader terbaik yang dimiliki.

Karena beliau terpilih sebagai sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar maka kewajiban partai seharusnya memberikan dukungan.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help