TribunPontianak/

Ketua DPRD Sanggau Tegaskan Pokir Tak Asal Muncul

Ketua DPRD Sanggau, Jumadi menegaskan, tidak benar apabila ada yang beranggapan bahwa proyek pokok pikiran (Pokir) dewan muncul ketika pembahasan APBD

Ketua DPRD Sanggau Tegaskan Pokir Tak Asal Muncul
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Ketua DPRD Sanggau, Jumadi SSos 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua DPRD Sanggau, Jumadi menegaskan, tidak benar apabila ada yang beranggapan bahwa proyek pokok pikiran (Pokir) dewan muncul ketika pembahasan APBD.

“Proyek-proyek Pokir dewan melalui proses yang sama dengan perencanaan proyek pemerintah lainnya, ” katanya kemarin.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau itu kembali menjelaskan, Pokok Pikiran Dewan itu bukan keluar ketika pembahasan anggaran.

(Baca: Sambut Presiden, 100 Hektare Lahan di Sanggau Sudah Ditanami Padi )

“Pokir itu perencanaannya ketika anggota reses. Kemudian masuk dalam musyawarah desa (Mudes). Kalau dulu namanya Musrembang. Baru kemudian dikawal ke Musrembang kecamatan dan kabupaten. Kita bawa, kita kawal ini. Itu yang dinamakan pokir. Bukan tiba-tiba muncul, tapi kita kawal,” tegasnya.

Lanjutnya, usulan yang masuk itu kemudian oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) masuk dalam rencana kerja (Renja). Setelah itu baru kemudian dibahas dalam APBD.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help