TribunPontianak/

Citizen Reporter

Sutarmidji Tantang ASN Pemkot Pontianak Stop Merokok

Sanggup tidak berhenti merokok, kalau tidak maka akan menjadi catatan tersendiri ketika saudara akan dipromosikan menduduki jabatan.

Sutarmidji Tantang ASN Pemkot Pontianak Stop Merokok
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota Pontianak saat mendengarkan pengarahan dari Walikota Pontianak, Sutarmidji, usai melakukan pengambilan sumpah dan janji jabatan di aula SSA kantor Walikota Pontianak, Kalbar, Kamis (14/9/2017). Pada kesempatan ini Sutarmidji menegaskan agar ASN menjalankan tugas dengan baik serta melakukan inovasi. 

Citizen Reporter
Jimmy Ibrahim
Humas Pemkot Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 15 orang dari 222 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang diambil sumpah dan janjinya sebagai ASN diminta Wali Kota Pontianak, Sutarmidji untuk maju di depan.

Ke-15 ASN itu adalah mereka yang mengacungkan tangannya ketika ditanya orang nomor satu di Kota Pontianak, siapa diantara sekian banyak ASN yang masih merokok.

Satu-persatu dari mereka ditanya berapa batang rokok yang dihabiskan dalam sehari. Jawaban mereka rata-rata antara 12 hingga 15 batang sehari.

"Saudara sanggup tidak berhenti merokok, kalau tidak maka akan menjadi catatan tersendiri ketika saudara akan dipromosikan menduduki jabatan," ujarnya saat memberi arahan dalam pengambilan sumpah dan janji ASN Pemkot Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Kamis (14/9/2017).

(Baca: Seorang ASN Muda di Hukum Sutarmidji, Ini Kesalahannya )

Betapa tidak, Wali Kota dua periode ini berhasil membuat seluruh pejabat eselon di lingkungan Pemkot Pontianak berhenti merokok.

Alhasil, pejabat eselon di bawah kepemimpinannya tidak ada lagi yang merokok. Hal itu dilakukannya sebab ia tak ingin ASN Pemkot Pontianak tidak produktif lantaran banyak waktu terbuang digunakan untuk merokok di saat jam kerja.

Diakui Sutarmidji, dirinya tidak melarang ASN merokok namun ia mengingatkan bahwa tuntutan kerja seorang aparatur itu adalah 37 jam per minggu.

Andaikata seorang ASN merokok 12 - 15 batang rokok dalam sehari, bila sebatang rokok memakan waktu 6 menit, berarti totalnya 90 menit.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help