TribunPontianak/

Sutarmidji: Per 1 Januari 2018 Transaksi di SPBU Semuanya e-Money

Kita akan terus mengupayakan per 1 Januari 2018 transaksi di SPBU semuanya e-money.

Sutarmidji: Per 1 Januari 2018 Transaksi di SPBU Semuanya e-Money
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyambut baik adanya wacana penerapan e-money di seluruh SPBU di Kota Pontianak per 1 Januari mendatang.

"Sebagai kota modern, transaksi apapun sedapat mungkin non tunai. Ada beberapa keuntungan, utamanya membantu negara dalam mengurangi biaya cetak uang," ucapnya mencontohkan satu diantara keuntungan e-money yang akan diterapkan, Kamis (14/9/2017).

Lebih lanjut dikatakannya mencetak uang biayanya mahal, kalau kumal akan dimusnahkan.

Kemudian disebutkannya ada pengamanan transaksi, dan kalau menggunakan e-money maka akan bergengsi juga Sebagai kota dengan teknologi.

"Jangan salah, kalau simpan uang di dompet tebal, itu berbahaya juga dari sisi kesehatan, makanya ada orang saraf terjepit. Kalau dompet tipis dengan kartu kredit dan e-money sudah cukup sebenarnya. Kita akan terus mengupayakan per 1 Januari 2018 transaksi di SPBU semuanya e-money," katanya.

(Baca: 1 Januari 2018, Isi BBM di SPBU Tak Lagi Gunakan Uang Tunai )

Disampaikannya lebih lanjut, saat ini sudah dimulai. Apalagi anak-anak muda, seharusnya sudah mengikuti kemajuan teknologi yang ada.

"Kalau semua infrastruktur sudah disiapkan, pasti bisa. Sekarang kalau SPBU tidak bisa melayani non tunai, mau beli di mana. Kan harus ada itu. Lebih nyaman, awalnya mungkin gimana, tapi lama-lama akan terbiasa,"katanya.

Semuanya dikatakan sudah harus menggunakan kartu. Bahkan diakuinya di jajaran Pemerintah Kota Pontianak juga akan sosialisasi dengan model kartu pegawai, itu juga jadi elektronik dan langsung juga dengan e money nya.

"Pemkot bagian dari pemerintah, kita bisa membantu untuk sedapat mungkin mengurangi pencetakan uang. Uang yang dicetak bisa tahan lama kalau transaksi kurang. Kalau dipakai transaksi kan kumal. Kedua, transaksi akan lebih aman dengan e-money dan lebih mudah. Ke depan tinggal pakai handphone sebenarnya. Kalau pasar modern sudah banyak, pasar tradisional baru beberapa, mesinnya harus ada di tiap los. Tapi kalau di SPBU akan lebih efektif," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help