TribunPontianak/

Optimistis Siapkan 4.000 Rumah, Apersi Minta Pemda Dukung Aturan Pusat

Apersi sangat mendukung program paket kebijakan ekonomi ke XVI (16) yaitu paket berisikan tentang upaya percepatan penerbitan perizinan

Optimistis Siapkan 4.000 Rumah, Apersi Minta Pemda Dukung Aturan Pusat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NINA SORAYA
Ketua DPD Apersi Kalbar, M Soleh 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kalbar menargetkan bisa membangun 4.000 unit rumah dalam rangka menyukseskan program pemerintah yakni percepatan pembangunan sejuta rumah.

Namun, Ketua Apersi Kalbar, M Soleh, mengungkapkan masih ada beberapa persoalan yang bisa jadi penghambat.

Satu di antaranya masalah perizinan.

Oleh karena itu, Apersi sangat mendukung program paket kebijakan ekonomi ke XVI (16) yaitu paket berisikan tentang upaya percepatan penerbitan perizinan berusaha dari tingkat pusat hingga daerah.

(Baca: 95 Persen Penyaluran KPR BTN Diserap Masyarakat Berpenghasilan Rendah )

"Paket kebijakan ekonomi XVI yang dikeluarkan pemerintah pusat masih terbentur dengan proses perizinan di daerah. Jadi masih ada Pemda yang tidak sejalan. Tapi ada pula Pemda yang sudah sangat mendukung," katanya saat peresmian kantor baru Apersi Kalbar, Kamis (14/9/2017).

Dia mencontohkan syarat Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) dan Upaya Kelola Lingkungan (UKL). Dua jenis izin ini, kata Soleh, tidak berlaku lagi untuk persyaratan pembangunan lahan di atas lima hektare.

"Kendala lainnya itu di BPN. Ini bukan berarti BPN tidak mendukung. Hanya kita belum mendapatkan standar waktu dan biaya. Misalnya begini, ada anggota kita yang pemecahan sertifikat bisa menghabiskan waktu hingga enam bulan," katanya.

Kondisi itu, menuturnya bisa berdampak pada penjualan rumah. Meskipun rumah sudah dibangun, tapi angka kredit tidak bisa dilakukan selama sertifikat itu belum dipecah.

Halaman
12
Penulis: Nina Soraya
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help