TribunPontianak/

DPP REI Target 200 Ribu Rumah Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Ketua Umum REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan REI menargetkan pembangunan hampir 200 ribu unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

DPP REI Target 200 Ribu Rumah Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Maskartini
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memantau Indonesia Future City dan Mega Expo 2017. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Umum REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan REI menargetkan pembangunan hampir 200 ribu unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

REI menurut catatan tahun 2016 kata Eman mencapai pembangunan 250 ribu unit rumah termasuk mall, dan apartemen.

"Kita mendorong seluruh anggota bagaimana program sejuta rumah menjadi program strategis bagi REI. Saya bisa katakan REI dalam program sejuta rumah hampir berkontribusi 50 persen dari target pemerintah artinya kita organisasi besar yang mempunyai tupoksi yang sangat strategis di negeri ini, "ujar Eman pada pembukaan Rakernas, Kamis (14/9/2017).

(Baca: 95 Persen Penyaluran KPR BTN Diserap Masyarakat Berpenghasilan Rendah )

DPP REI selain mendukung program pemerintah dan diakui Eman turut berbangga atas karya anggota dalam berkontribusi untuk negeri.

Namun diakuinya ada beberapa hambatan yang perlu dikaji dan ditelusuri untuk program sejuta rumah. Terutama terkait perizinan, sektor perbankan, dan infrastruktur listrik serta air.

(Baca: Mudahkan Program Sejuta Rumah, BTN Lansir Pembiayaan Rp 36 Triliun )

"3000 anggota REI tidak hanya membangun rumah tapi membangun exibition, mall, apartemen dan lain-lain. Jadi kita adalah salah satu penggerak ekonomi nasional. Kontribusi kita terhadap negara sudah sangat jelas, pajak, retribusi dan lainnya. Kontribusi terhadap masyarakat juga sangat jelas karena menyediakan lapangan kerja. 1 hotel bisa 700 orang," ujarnya.

Ia mengapresiasi seluruh DPD REI yang sudah berkarya di negeri ini dan menyumbang ekonomi nasional.

Saat ini ia mengungkapkan REI sedang membangun beberapa mitra strategis dengan pemerintah. Bersama Bank Indonesia REI juga sudah melakukan studi bersama bagaimana mendukung sektor properti.

"Dengan kementerian ATR kita juga sudah berdiskusi, mulai dari zona dan harga rumah MBR, swasta diberikan keleluasaan mengevalusi semuanya. Sektor perpajakan kita juga coba upayakan. Kita juga memberikan penghargaan kepada 15 kakanwil dan Kakan ini mereka yang berdedikasi tinggi, karena saat ini kementerian PUPR dan ATR telah bergerak cepat, "ujarnya.

Apresiasi kata Eman layak diberikan kepada kepala kantor atau Kakan yang bahkan dalam 24 jam bisa melakukan pemecahan sertifikat hingga 600.

"Kita berada dalam era percepatan dalam kehidupan kita REI akan selalu berkarya untuk negeri REI garda Terdepan membangun Rumah Rakyat, "ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help