TribunPontianak/

Sebelum Ditemukan Tewas Saat Cari Keramak, Petani Singkawang Ini Sempat Berteriak

Chai Jun Fa ditemukan tak bernyawa di tepi lepas pantai Muara Sungai Bulan, Kelurahan Sungai Bulan, Kecamatan Singkawang Utara

Sebelum Ditemukan Tewas Saat Cari Keramak, Petani Singkawang Ini Sempat Berteriak
Istimewa
Jenazah Chai Jun Fa saatdi evakuasi kedaratan setelah sempat hilang beberapa jam, di Muara Sungai Bulan, Rabu (13/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Chai Jun Fa ditemukan tak bernyawa di tepi lepas pantai Muara Sungai Bulan, Kelurahan Sungai Bulan, Kecamatan Singkawang Utara, Rabu (13/9/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dimana jenazah Chai Jun Fat saat ini telah di evakuasi dan di bawa ke Rumah Sakit Abdul Aziz.

"Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit dr Abdul Aziz Singkawang bersama tim Identifikasi Polres Singkawang untuk dilakukan visum," Kapolsek Singkawang Utara IPTU Sunaryo, Rabu (13/9/2017).

Diakui Kapolsek, sebelum ditemukan tak bernyawa, Chai Jun Fa sempat hilang dan dikabarkan tenggelam pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

(Baca: Nyapat Taon, Kekayaan Budaya Masyarakat Adat Yang Nyaris Punah )

Sebelum ditemukan tewas, saat itu korban bersama rekannya Eu Sin Kong sedang melakukan kegiatan mencari keramak, sekira pukul 21.15 WIB.

"Korban merupakan seorang petani, yang tinggal di Jalan Disbun Pakunam, Rt 021/Rw 004, Kelurahan Sijangkung. Saat berada ditepi sungai yang berdekatan dengan pantai laut kurang lebih 8 meter Eu Sin Kong berbagi tugas penangkapan keramak dengan korban," ungkapnya.

Saat itu diketahui  rekannya berada di posisi sebelah kiri sungai, sedangkan korban berada di seberang sungai dengan kondisi air sungai dalam keadaan air surut dan di dasar serta tepian sungai yang berlumpur.

Kemudian, korban yang berada pada posisi kurang lebih 10 meter dari Eu Sin Kong dalam kondisi penerangan gelap mendengar teriakan korban.

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help