TribunPontianak/

Guru SMP Tewas Dikeroyok

Polisi Tahan Tersangka Penganiyaan Yang Menewaskan Guru SMPN 2 Wajok

"Sekarang terhadap perkara dan ke empat tersangka tersebut dilimpahkan ke Polda untuk disidik lanjut oleh Ditreskrim Polda," bebernya.

Polisi Tahan Tersangka Penganiyaan Yang Menewaskan Guru SMPN 2 Wajok
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Endah Widayati istri Adrianus Amit, korban penculikan disertai penganiayaan  hingga menyebabkan meninggal dunia,  saat ditemui rekan dan kerabat di Kamar Mayat RS Soedarso Pontianak, Jalan RS Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/9/2017) siang. Adrianus Amit diduga kuat meninggal dunia setelah koma sekitar dua pekan, usai diculik dari rumahnya dan dianiayan sekira 20 pria, Sabtu (2/9/2017) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Reskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol Asep Safrudin membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang guru SMPN 2 Wajok, Siantan Hulu, Mempawah, Adrianus Amit (47) meninggal dunia pada Rabu, (13/09/2017) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

"Benar kejadian itu, Polresta Pontianak Kota telah menangani kasus tersebut dan menahan empat tersangkanya," ungkapnya, saat dikonfirmasi Tribun Pontianak, Rabu (13/09/2017).

Ia pun mengatakan, kasus tersebut telah dilimpahkan kepada pihak Polda Kalbar untuk disidik lebih lanjut.

"Sekarang terhadap perkara dan ke empat tersangka tersebut dilimpahkan ke Polda untuk disidik lanjut oleh Ditreskrim Polda," bebernya.

(Baca: Almarhum Guru SMPN 2 Wajok Dimata Tetangga, Bikin Haru! )

Menurutnya, para tersangka akan dijerat dengan pasal penganiyaan.

"Terhadap tersangka kita kenakan pasal 170 dan 351 KUHP," pungkasnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help