TribunPontianak/

Pemkab Sekadau Targetkan Tekan Tingkat Kemiskinan

Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengajak semua unsur yang terlibat berkerjasama dan mendukung agar tercapainya target menurunkan tingkat kemiskinan.

Pemkab Sekadau Targetkan Tekan Tingkat Kemiskinan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Wakil Bupati Sekadau Aloysius saat membuka kegiatan bimbingan teknis laporan penanggulangan kemiskinan, di ruang rapat Bupati Rabu (13/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU  - Penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas dalam rencana pembangunan menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Sekadau 2016–2021, dimana pada 2017 tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 5,86 persen

Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengajak semua unsur yang terlibat berkerjasama dan mendukung agar tercapainya target menurunkan tingkat kemiskinan.

“Bimbingan teknis laporan penanggulangan kemiskinan sangat penting dilakukan. Agar dapat dibicarakan secara teknis bentuk pelaporan kemiskinan di Kabupaten Sekadau,” ujarnya membuka kegiatan tersebut, Rabu (13/9/2017) siang.

(Baca: Bupati Rupinus Ingin Jadikan Tugu di Nanga Taman Sebagai Ikon Desa )

Aloy mengatakan, target yang ingin dicapai dalam menurunkan angka kemiskinan merupakan target bersama. Untuk itu, ia berharap adanya dukungan serta kerjasama agar target tersebut dapat tercapai.

Saat ini, kata dia, Bupati Sekadau telah menetapkan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sekadau melalui Perbup Nomor 33 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Operasional Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sekadau.

TKPK Kabupaten Sekadau sendiri diketuai oleh Wakil Bupati Sekadau sedangkan Wakil Ketua adalah Sekretaris Daerah.

“TKPK Kecamatan dibawah koordinasi TKPK Kabupaten. TKPK Kecamatan bertugas untuk memfasilitasi dan koordinasi penangggulangan kemiskinan tingkat kecamatan,” jelasnya.

Untuk itu, Aloy berharap, melalui bimbingan teknis tersebut diharapkan TKPK kecamatan nantinya dapat melakukan pemutakhiran data dan bisa menampung pengaduan oleh masyarakat.

“Kemudian bisa melakukan pemberdayaan dan pendampingan kepada masyarakat miskin,” pungkasnya. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help