TribunPontianak/

Nasdem Wacanakan Usung Pasangan Ini pada Pilwako Pontianak Mendatang

Ia berharap DPP memantau sampai ke bawah, melihat hasil survei yang ada dan melihat keinginan masyarakat.

Nasdem Wacanakan Usung Pasangan Ini pada Pilwako Pontianak Mendatang
TRIBUN PONTIANAK / WAHIDIN
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Firdaus Zar'in 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPC Pontianak Partai Nasdem, Firdaus Za'rin, mengaku ada dengar isu dan sudah diberi tahu mengenai adanya rencana Nasdem melepas partai dari kader dan menyerahkan dukungan pada pasangan Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan.

"Kita tunggu rekomendasi dari DPP dulu, karena ada tahapan yang harus diikuti sampai ke DPP. Sekarang ini masih sekedar pembicaraan saja dan belum ada surat keputusan sah dari DPP," katanya, Rabu (13/9/2017).

Ditanya soal apakah mungkin Nasdem yang menjadi satu di antara partai pemenang di Kota Pontianak dengan enam kursi dilepaskan percuma saja pada kandidat lain dan tidak menggandeng kader Nasdem.

Firdaus Za'rin sampaikan semua itu ada mekanisme dan proses yang harus dilalui, pertama adalah survei dan kedua adalah kebijakan partai.

"Gimana kita mau menilai kebijakan seseorang, salah satunya adalah melalui survei itu cara ilmiahnya. Dalam survei ini dilihat popularitas dan elektabilitasnya, orang populer belum tentu dipilih," katanya.

Ia berharap DPP memantau sampai ke bawah, melihat hasil survei yang ada dan melihat keinginan masyarakat. Karena semua partai sudah pasti mau menang, jangan sampai DPP mendapat informasi yang salah.

"Nanti kalah sebelum bertempur, jangan sampai kalah duluan. Apabila salah memberi rekomendasi maka akan kalah sebelum bertempur, jangan sampai kursi yang ada sia-sia," jelasnya.

Ditegaskannya kembali mengenai isu Nasdem akan melepas partai cuma-cuma untuk pasangan Edi-Bahasan, Firdaus menegaskan, kapasitas menjawab ada di DPD dan DPP.

"Kalau sudah ada keputusan kita dibawah ini apa boleh buat, tapi tentu boleh juga ditanya-tanya DPP, DPW dalam artia strata organisasi. Jangan sampai suatu keputasan menimbulkan sesuatu yang berbeda-beda. Saya belum melihat SK dukungan untuk Edi dan Bahasan, tapi memang sudah mendengar dan dikasi tau, tapi sekali lagi belum ada SK nya" tutur Firdaus.

Ia mengungkapkan, perkembangan terakhir di pengurus partai masih memtimang-timang untuk mengusung calon luar partai, karena Nasdem sendiri memiliki kader yang cukup potensial bahkan tidak hanya satu ada empat orang yaitu Tolove, Firdaus Zar'in, Michael Yan, dan Qory Susana.

"Saat ini masih menimbang dan beragumentasi mengenai kebijakan partai, karena dari Nasdem juga ada empat kandidat. Dalam keputasan ini harus berhati-hati supaya dapat mengeliminir perbedaan yang ada di bawah," pungkasnya.

Seperti diketahui, Edi Rusdi Kamtono adalah kader Gerindra dan Bahasan merupakan anggota DPRD Kalbar dari PKPI.

Penulis: Syahroni
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help