TribunPontianak/

Murid SMK Santo Petrus Belajar Berdemokrasi ke KPUD Ketapang

Meraka datang menjelang pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di sekolahnya...

Murid SMK Santo Petrus Belajar Berdemokrasi ke KPUD Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Pengurus dan pembina SMK Santo Petrus Ketapang berfoto bersama anggota KPUD Ketapang, Alkap Pasti di RPP KPUD Ketapang, Rabu (13/9/2017). 

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Para pengurus didampingi pembina Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Santo Petrus Ketapang berkunjung ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ketapang, Rabu (13/9/2017).

Meraka datang menjelang pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di sekolahnya.

Mereka ingin belajar berdemokrasi kepada KPUD Ketapang.

Anggota KPUD Ketapang, Alkap Pasti mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan pelajar ini.

“KPU Ketapang menyambut baik para siswa atau masyarakat umum yang ingin belajar berdemokrasi. Terutama dalam penyelenggaraan Pemilu (pemilihan umum-red),” kata Alkap kepada awak media di Ketapang.

(Baca: Satreskrim Polres Ketapang Ringkus Tersangka Jambret Handphone )

Ia menjelaskan penerapan Pemilu pada lingkup kecil satu di antaranya pemilihan Ketua OSIS di sekolah-sekolah. Sebab itu menurutnya para siswa tentu juga merasa perlu mendapatkan pembelajaran tentang tata cara pemilihan yang baik dan demokratis.

“Jadi setelah mengenalkan sejarah kepemiluan di Indonesia maupun Ketapang. Kami mengajak para siswa ini berdiskusi dan tanya jawab seputar pengetahuan Pemilu,” ungkap Anggota KPU yang membidangi SDM dan Parmas ini.

Ditegaskannya proses pembelajaran berdemokrasi memang penting dalam dunia pendidikan. Sehingga merupakan langkah tepat bagi sekolah-sekolah yang memberikan ruang kepada siswa untuk melakukan pemilihan OSIS secara terbuka.

“Kami berharap setelah kunjungan para pelajar ini. Mereka bisa menerapkan azas pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil,” harapnya.

Ia juga berharap setelaha para pelajar ini melalui proses Pemilu pada lingkup kecil. Maka nantinya ketika sudah dewasa atau menjadi pemilih pada Pemilu lebih besar. Misalnya pemilihan kepala daerah pelajar ini tak canggung lagi.

“Sehingga mereka nanti bisa menghadapi dan menerapkan azas Pemilu. Khususnya saat pemilihan legislatif, bupati, gubernur dan pesiden,” tuturnya.

Terlebih 2018 di Kalimantan Barat akan menyelenggarakan pemilihan Gubernur. Kemudian 2019 melaksanakan Pemilu Legislatif serta Presiden dan Wakil Presiden. Semua Pemilu itu juga dilaksanakan pemilihan di Ketapang.

“Sehingga para pelajar yang akan menjadi pemilih pemula tentu harus mengetahui tentang demokrasi. Semoga nantinya para pelajar ini dapat mengaplikasikan ilmu demokrasi yang sudah didapatkannya di RPP KPUD Ketapang,” harapnya.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help