TribunPontianak/

DPRD Ketapang Prihatin Kasus Remaja Curi Helm

“Tingkatkan juga pendidikan agama agar anak-anak lebih terbentengi dari perbuatan jahat. Tapi juga kejahatan lain seperti mabuk-mabukan, kumpul kebo,"

DPRD Ketapang Prihatin Kasus Remaja Curi Helm
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Wakil Ketua DPRD Ketapang, Junaidi 

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Terkait penangkapan polisi pada tiga remaja Ketapang, ON (17), AF (17) dan YO (19) di Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan, Selasa (12/9/2017) malam, lantaran melakukan kejahatan khususnya mencuri helm warga, Wakil Ketua DPRD Ketapang, Junaidi SP mengaku prihatin terhadap kasus itu.

Menurutnya hal ini merupakan persoalan serius yang harus disikapi semua pihak.

Terutama orang tua agar lebih mengawasi pergaulan sehari-hari anaknya.

“Tingkatkan juga pendidikan agama agar anak-anak lebih terbentengi dari perbuatan jahat. Tak hanya mencuri tapi juga kejahatan lain seperti mabuk-mabukan, kumpul kebo dan lain-lain,” katanya kepada wartawan di Ketapang, Rabu (13/9/2017).

(Baca: Curi Helm, Tiga Remaja di Ketapang Nyaris Dihakimi Massa )

Ia menjelaskan pengawasan orang tua tak hanya ketika anak pergi sehat.

Kemudian jika ketika pulang juga sehat dan dinilai tak terjadi apa-apa.

Tapi orang tua harus selalu jeli terhadap tingkah laku dan barang-barang yang dibawa anaknya.

“Misalnya pada kasus pencurian ini anak itu terlihat bawa helm baru. Terlebih lagi kalau membawa hingga beberapa helm. Pada anak itu tak cukup duit untuk membelinya. maka orang tua patut tahu dari mana anaknya dapat helm-helm itu,” ujarnya.

Diharapkannya kasus kejahatan apalagi pelakunya anak-anak atau remaja tak pernah terjadi lagi. “Kalau masih anak-anak sudah berani melakukan kejahatan. Maka generasi mendatang akan rusak, Ketapang bahkan bangsa ini akan hancur,” tegasnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help