TribunPontianak/

Berita Video

Diculik Sejumlah Pria, Guru SMP Wajok Koma Dua Pekan Sebelum Meninggal

Istri korban menyatakan saat kejadian dirinya sedang berada di Jawa untuk mengurus operasi anak sulungnya.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Destriadi Yunas Jumasani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Endah Widayati istri korban penculikan yang diduga kuat disertai dengan penganiayaan hingga korban koma dua pekan yang akhirnya meninggal dunia, pada Rabu (13/9/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sesaat menunggu selesai diautopsinya jenazah suaminya, dirinya sembari berbincang bersama rekan dan kerabatnya yang ikut menunggu di depan kamar mayat RS Dr Soedarso, Pontianak, pada Rabu siang.

Korban bernama Adrianus Amit diduga kuat meninggal dunia setelah koma sekitar dua pekan, usai diculik dari rumahnya dan dianiaya sejumlah pria pada tanggal 1 September lalu.

(Baca: Polisi Tahan Tersangka Penganiyaan Yang Menewaskan Guru SMPN 2 Wajok

Istri korban menyatakan saat kejadian dirinya sedang berada di Jawa untuk mengurus operasi anak sulungnya.

Sehingga saat kejadian yang ada di rumah hanya korban dan anak gadisnya yang berusia 16 tahun.

Ia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib dengan menempuh jalur hukum yang seadil-adilnya.

Endah akan membawa jenazah suaminya tersebut untuk dimakamkan di Kota Salatiga, Jawa Tengah usai dilakukannya autopsi.

Baca: Almarhum Guru SMPN 2 Wajok Dimata Tetangga, Bikin Haru!

Sementara itu tim pengacara korban, Carlos Penadur menyatakan keluarga korban meminta keadilan terhadap kasus yang menimpa mereka.

Permasalahan ini sudah pihaknya laporkan ke polisi, sehingga dari tim pengacara akan menunggu hasil penyidikan.

Menurut Carlos sudah ada empat orang tersangka yang ditahan, namun hingga saat ini timnya belum mengetahui motif pastinya penganiayaan terhadap korban.

Ia pun meminta kalau pun memang ada keterlibatan anggota, dari pihak keluarga maupun tim pengacara meminta keadilan untuk turut diproses.

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Galih Nofrio Nanda
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help