TribunPontianak/

Antisipasi Isu SARA Jelang Pilgub Kalbar

Dialog antisipasi pengaruh isu SARA menjelang pemilihan gubernur kalbar tahun 2018, bertujuan untuk mengatisipasi isu SARA jelang Pilgub.

Antisipasi Isu SARA Jelang Pilgub Kalbar
TRIBUN PONTIANAK/RIDHOINO KSM
Dari kiri ke kanan: Ketua Panitia Sahirul Hakim, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi SIK MH, Sekda Kapuas Hulu Ir H Muhammad Sukri, Kasdim 1206/pts, Mayor Inf Edision dan Ketua FKUP Kapuas Hulu, Zainuddin dalam acara dialog antisipasi pengaruh isu SARA menjelang pemilihan Gubernur Kalimantan Barat tahun 2018 di Aula Kantor Bupati, Jalan Antasari Putussibau, Rabu (13/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Ikatan Pena Peduli Sosial Budaya (IP2SB) Kapuas Hulu menggelar dialog antisipasi pengaruh isu SARA menjelang pemilihan Gubernur Kalimantan Barat tahun 2018 di aula Kantor Bupati, Jalan Antasari Putussibau, Rabu (13/8/2017).

Dialog antisipasi pengaruh isu SARA menjelang pemilihan gubernur kalbar tahun 2018, bertujuan untuk mengatisipasi isu SARA jelang Pilgub.

Di mana kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, karena isu SARA dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Maka dari itu peran semua pihak baik, Kepolisian, TNI, Pemerintah, penyelengara pemilu, tokoh agama, adat, pemuda, dan seluruh masyarakat, untuk sama-sama menghindari isu SARA tersebut," kata Ketua Panitia, Sahirul Hakim.

Dikatakannya, isu SARA masih menjadi senjata ampuh bagi para oknum elit poltik dalam memenangkan pasangan calonnya. Cara tersebut tidak bisa dipungkiri, selalu dipakai saat-saat pesta demokrasi.

Kalau isu SARA terus dimainkan dalam pemilu, maka lama kelamaan akan mempengaruhi kerukunan umat beragama yang telah terjaga dengan baik selama ini.

Diharapkan, para elit politik supaya memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, biarkan masyarakat memilih kepala daerah sesuai dengan hati nurani.

"Tak boleh ada yang menginterveksi," tegasnya.

Hadir sebagai narasumber Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi SIK MH. Kasdim 1206/pts, Mayor Inf Edision. Ketua FKUB Kapuas Hulu, Zainuddin dan anggota KPU Kapuas Hulu, Ahmad Yani.

"Jumlah peserta yang hadir sekitar 200 orang, dari Ormas, OKP, dan LSM, mahasiswa Polnep, STIT, dan pelajar SMAN I Putussibau," ungkapnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help