TribunPontianak/

Guru SMP Tewas Dikeroyok

Almarhum Guru SMPN 2 Wajok Dimata Tetangga, Bikin Haru!

Dia sempat dianiaya di kediamannya kemudian dibawa pergi pakai mobil. Selama satu jam Amit dibawa ke luar oleh orang tak dikenal.

Almarhum Guru SMPN 2 Wajok Dimata Tetangga, Bikin Haru!
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Petugas memasukkan jenasah korban ke dalam peti jenasah untuk selanjutnya akan dibawa ke Bandara Supadio untuk dibawa dan dimakamkan ke Kota Salatiga, Jawa Tengah di Kamar Mayat RS Soedarso Pontianak, Jalan RS Soedarso, Pontianak, Kalbar,Rabu (13/9/2017) siang. Korban bernama Adrianus Amit diduga kuat meninggal dunia setelah koma sekitar dua pekan, usai diculik dari rumahnya dan dianiaya sekitar 20 pria pada tanggal 1 September lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Adrianus Amit (47), warga Siantan Hilir ini tewas diduga akibat dianiaya.

Kejadiannya sekitar Sabtu (2/9/2017) dini hari.

Dia sempat dianiaya di kediamannya kemudian dibawa pergi pakai mobil.

Selama satu jam Amit dibawa ke luar oleh orang tak dikenal. 

(Baca: Tragis! Guru SMP Wajok Tewas Dianiaya, Sang Istri Beberkan Kisah dan Kronologinya! )

Kemudian sekitar pukul 02.00 WIB, Amit tiba-tiba dikabarkan sudah di RS St Antonius. 

Amit, Guru SMPN 2 Wajok Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah ini dikenal warga setempat orang yang ramah. 

"Kaget saya dengar pak Amit meninggal. Ia orangnya ramah. Biasa kalau ketemu negur. Yang saya ingat dari dia sampai sekarang, dia sering ke rumah kalau gasnya habis, minjam sebentar sementara belum ada gas," ujar Sumiati, tetangga Amit.

(Baca: Korban Tewas Diduga Karena Dikeroyok, Penasehat Hukum Amit Minta Keadilan )

Amit juga dikenal warganya miliki toleransi tinggi.

Salasiah, tetangga korban yang tak jauh dari korban cukup mengenal korban dengan baik. 

Meskipun beda agama, dikatakannya almarhum sering bersilaturahmi saat tetangganya lebaran.

"Kalau kami (tetangganya) lebaran, dia dan keluarga bertamu bersilaturahmi lebaran. Orangnya ramah. Setiap ketemu pasti dia negur," ujar ibu empat anak itu. 

Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help